DEPOK (12/10/2026) – Pembalap muda berbakat asal Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Veda Ega Pratama, kian mengukuhkan posisinya sebagai prospek paling cerah dalam olahraga otomotif Indonesia. Menginjak usia 17 tahun pada musim 2026, remaja kelahiran 23 November 2008 tersebut kini memperkuat Honda Team Asia di kelas Moto3 menunggangi motor bernomor balap 9. Perjalanan karier Veda telah mencatatkan tinta emas sejarah usai dirinya menjadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil menembus podium kejuaraan dunia Grand Prix melalui raihan finis ketiga di GP Brasil. Performa impresifnya berlanjut pada seri ke-17 Moto3 GP Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, NTB, pada Minggu (11/10/2026), di mana ia sukses merebut posisi keenam di hadapan publik sendiri.
Fondasi keberhasilan Veda dibentuk sejak masa kecil melalui ketertarikannya pada minibike di usia lima tahun, yang disusul keputusannya terjun ke arena kompetisi pada umur enam tahun. Lingkungan keluarga memegang peranan krusial, mengingat sang ayah, Sudarmono, merupakan mantan pembalap nasional Supersport 600 yang bertindak sebagai sponsor pertama sekaligus mentor teknis dan emosional Veda. Bakatnya kian terasah hingga menjuarai Kejuaraan Nasional Balap Underbone pada usia 10 tahun di 2019, sebelum akhirnya ditempa lewat Asia Talent Cup. Mengagumi sosok legenda MotoGP Casey Stoner, Veda memupuk impian profesionalnya secara bertahap tanpa membebani diri dengan tenggat usia untuk menembus kelas utama MotoGP. Dengan memegang teguh kedisiplinan, fokus kerja keras, serta komitmen membawa nama Merah Putih di kancah internasional, Veda membuktikan bahwa keteguhan hati dari daerah mampu menembus tingginya panggung balap dunia.




































