Dibalik Rekonsiliasi Idulfitri: Khairullah Ungkap Kebahagiaan KH. Mohammad Idris Saat Disambangi Supian Suri

Depok (28/03/2026) – Pertemuan antara Wali Kota Depok Supian Suri dan mantan Wali Kota KH. Mohammad Idris pada 1 Syawal 1447 H menyisakan cerita hangat di kalangan elite politik kota. Politisi PKS, Khairullah, mengungkapkan bahwa momentum tersebut bukan sekadar pertemuan formal, melainkan sebuah rekonsiliasi yang emosional dan penuh kebahagiaan.

Sebagai sosok yang dekat dengan kedua tokoh tersebut, Khairullah mengaku mendapatkan informasi langsung mengenai detail pertemuan tersebut dari KH. Mohammad Idris dan Pradi Supriatna.

Kegembiraan KH. Mohammad Idris

Khairullah menggambarkan suasana kebatinan yang sangat positif saat kedua tokoh tersebut bertemu kembali setelah sekian lama terjebak dalam dinamika politik yang tajam. Ia menyebut KH. Mohammad Idris merasa sangat bersyukur atas inisiatif silaturahmi tersebut.

“Pak Kyai terus terang sangat senang, sangat bahagia. Ini adalah sesuatu yang seharusnya memang terjadi dari awal. Beliau-beliau ini adalah saudara, guru, dan mentor bagi kami semua. Saya sangat berbahagia melihat momentum ini akhirnya terwujud,” ujar Khairullah dalam keterangannya, Sabtu (28/3/2026).

Menurut Khairullah, Supian Suri sebenarnya sudah lama memiliki niat untuk menemui pendahulunya tersebut, namun masih menunggu momentum yang tepat. “Pak Supian Suri punya niat, hanya masalah momentum saja. Dan alhamdulillah, 1 Syawal dari masjid langsung bertemu. Ini sinyal kuat untuk kedepan yang lebih baik,” tambahnya.

Peran Strategis Pradi Supriatna sebagai Inisiator

Pertemuan bersejarah ini tidak lepas dari peran Ketua DPC Gerindra Depok, Pradi Supriatna. Pradi menceritakan bahwa ajakan untuk mengunjungi kediaman KH. Mohammad Idris dilakukan secara spontan sesaat setelah pelaksanaan Salat Idulfitri.

Saat ditanya mengenai respons Supian Suri ketika pertama kali diajak, Pradi menyebut Wali Kota Depok tersebut langsung menyambut dengan antusias. “Bagus tanggapannya, langsung bilang ‘ayo, ayo’. Ini hari baik, bulan baik. Kita ingin membangun Depok dengan merangkul pemikiran dari semua pemimpin sebelumnya, mulai dari Pak Badrul, Pak Nur Mahmudi, hingga Pak Idris,” jelas Pradi.

Politik Tanpa Beban demi Kepentingan Publik

Pradi Supriatna juga menekankan pentingnya sikap legawa dalam berpolitik. Berkaca pada pengalamannya sendiri yang pernah merasakan kemenangan maupun kekalahan dalam beberapa edisi Pilkada, Pradi menegaskan bahwa kompetisi tidak boleh meninggalkan beban pribadi yang menghambat pembangunan.

“Saya pernah tidak berhasil, saya kasih selamat. Saya berhasil, saya rangkul semua. Intinya tidak ada yang perlu dibuat beban karena tujuannya sama, yaitu memberikan yang terbaik bagi warga Depok,” tegas Pradi.

Rekonsiliasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pemerintahan Supian Suri dan Chandra Rahmansyah ke depan. Khairullah menegaskan bahwa dengan duduk bersama, permasalahan dasar masyarakat akan lebih mudah diselesaikan. Ia juga memastikan PKS akan berkomitmen mendukung program-benar yang membawa kebaikan bagi Kota Depok di bawah kepemimpinan saat ini.

Komentar

komentar

BAGIKAN