Depok (30/03/2026) – Pemerintah pusat menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pemerataan kualitas pendidikan di tingkat dasar, khususnya bagi sekolah penyelenggara pendidikan inklusi. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, melakukan kunjungan kerja strategis ke SD Negeri Depok Baru 8 di Jalan Mawar Raya, Pancoran Mas, Senin (30/03/2026) pagi.
Dalam kunjungan yang didampingi langsung oleh Wali Kota Depok, Supian Suri, Mendikdasmen meninjau langsung proses belajar-mengajar di sekolah yang menjadi salah satu barometer pendidikan inklusi di Kota Depok tersebut.
Dukungan Finansial dan Fasilitas Lingkungan
Sebagai bentuk apresiasi dan upaya peningkatan standar layanan pendidikan, Abdul Mu’ti menyerahkan bantuan dana stimulan sebesar Rp75 Juta. Dana tersebut dialokasikan khusus untuk program peningkatan mutu pendidikan di SDN Depok Baru 8 guna menunjang kebutuhan siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus.
Selain bantuan finansial, kementerian juga menyerahkan bantuan sarana kebersihan berupa tempat sampah pilah. Pemberian ini dimaksudkan untuk mengedukasi siswa mengenai pentingnya manajemen limbah dan pelestarian lingkungan sejak dini di lingkungan sekolah.
Apresiasi Terhadap Tenaga Pendidik
Di sela-sela penyerahan bantuan, Mendikdasmen menyempatkan diri berdialog dengan jajaran guru dan para pelajar. Ia menggarisbawahi pentingnya peran sekolah inklusi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang adil bagi seluruh anak bangsa tanpa terkecuali.
“Fokus kita adalah memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang bermutu. Dukungan ini diharapkan dapat memotivasi pihak sekolah untuk terus berinovasi dalam metode pengajaran inklusif,” ungkapnya di hadapan civitas akademika SDN Depok Baru 8.
Sinergi Pusat dan Daerah
Kehadiran Wali Kota Depok, Supian Suri, dalam agenda ini mempertegas adanya kolaborasi yang erat antara kebijakan pusat dan implementasi di tingkat daerah. Sinergi ini dianggap krusial untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan mampu menjawab tantangan riil yang dihadapi oleh sekolah-sekolah di wilayah urban seperti Pancoran Mas.
Kunjungan singkat namun substantif ini diakhiri dengan harapan agar SDN Depok Baru 8 dapat terus meningkatkan kualitas output pendidikan dan menjadi inspirasi bagi sekolah dasar lainnya di Kota Depok dalam mengelola pendidikan berbasis inklusi.








































