Buka Sarasehan Kerukunan MUI, Wawalkot Depok Imbau Pemuda Perkuat Toleransi dan Rajut Persaudaraan Lintas Agama

DEPOK (14/10/2026) – Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, mengajak pemuda daerah untuk mengambil peran aktif dalam memupuk toleransi dan memperkokoh kerukunan antarumat beragama demi menghadirkan tata kehidupan Kota Depok yang inklusif dan harmonis. Seruan tersebut disampaikan Chandra saat membuka perhelatan Sarasehan Depok Kota Inklusif Tahun 2026 yang digagas Komisi Kerukunan Antarumat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok pada Rabu (14/10/2026). Mengangkat tema “Menguatkan Kerukunan Antarumat Beragama dalam Bingkai Kebersamaan Generasi Muda”, forum ini dirancang sebagai ruang dialog lintas iman guna mempererat silaturahmi serta mengikis jarak sosial antar pemuda dari beragam latar belakang keyakinan.

Dalam arahannya, Chandra menekankan bahwa potret keberagaman Kota Depok 10 hingga 20 tahun mendatang sangat ditentukan oleh kedewasaan cara pandang generasi muda saat ini dalam mengelola kebinekaan. Menurutnya, indikator kemajuan kota tak sebatas diukur dari megahnya pembangunan fisik dan angka pertumbuhan ekonomi, melainkan dari kedamaian warga yang saling menghormati di tengah perbedaan. Ia menggarisbawahi pentingnya membangun toleransi substantif dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar kerukunan semu tanpa konflik karena faktor keberadaan markas aparatur keamanan semata. Pemkot Depok berkomitmen menggandeng MUI, FKUB, tokoh agama, hingga organisasi kepemudaan untuk memperluas ruang perjumpaan serta membekali pemuda dengan literasi digital yang kritis agar tak mudah terprovokasi ujaran kebencian di media sosial.

Komentar

komentar

BAGIKAN