Dampak Krisis Pendidikan Pasca-Bencana Sumatra: 276 Ribu Siswa dan Ribuan Sekolah Terdampak

Depok (16/12/2025) – Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) telah menimbulkan dampak signifikan terhadap sektor pendidikan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, melaporkan data kerugian ini kepada Presiden Prabowo Subianto dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025).

Skala Korban Sektor Pendidikan

Angka-angka yang disampaikan Mu’ti menyoroti skala darurat yang dihadapi:

  • Siswa Terdampak: 276.249 siswa dari seluruh jenjang pendidikan.

  • Guru Terdampak: 25.936 guru.

Selain sumber daya manusia, infrastruktur pendidikan juga mengalami kerusakan parah:

Jenjang Pendidikan Jumlah Sekolah Terdampak
SD 1.343
SMP 621
PAUD 767
SMA 268
SMK 136
SLB, PKBM, LKP 139
TOTAL 3.274

Kemendikdasmen saat ini masih memproses pendataan untuk menentukan kategori kerusakan yang dialami oleh 3.274 sekolah tersebut.

Pemulihan Kegiatan Belajar Mengajar Berangsur Pulih

Meskipun kerusakan meluas, aktivitas belajar mengajar di sebagian besar wilayah terdampak sudah mulai pulih secara bertahap:

  • Aceh: Dari 18 kabupaten/kota yang terdampak, tiga di antaranya (Pidie, Subulussalam, dan Lhokseumawe) telah melaksanakan pembelajaran secara penuh.

  • Sumatera Barat: Seluruh 16 kabupaten/kota telah kembali menyelenggarakan pembelajaran, kecuali 93 sekolah di Kabupaten Agam yang masih diliburkan hingga 22 Desember 2025.

  • Sumatera Utara: Sebagian besar daerah terdampak sudah pulih penuh. Namun, beberapa kabupaten, termasuk Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Langkat, dan Sibolga, masih menjalankan kegiatan pembelajaran dengan keterbatasan.

Komentar

komentar

BAGIKAN