Depok (01/01/2026) – Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna, mengumumkan adanya perubahan kebijakan signifikan dalam sektor kesehatan, yakni keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk tidak melanjutkan pencapaian atau predikat Universal Health Coverage (UHC) pada tahun ini.
Melalui unggahan video di media sosial, Ade Supriyatna menekankan bahwa meskipun terjadi perubahan kebijakan, warga Depok, khususnya yang tidak mampu, tidak perlu khawatir karena jaminan kesehatan darurat tetap disediakan.
Jaminan Bagi Warga Desil 1-5
Ade menjelaskan mekanisme perlindungan kesehatan darurat bagi keluarga tidak mampu.
“Jangan khawatir untuk keluarga tidak mampu dan dia berada di desil 1-5 (kelompok kesejahteraan terendah),” ujar Ade.
Ia memastikan bahwa jika terjadi kondisi gawat darurat, warga di kelompok tersebut hanya perlu segera dibawa ke rumah sakit dengan membawa identitas diri (KTP/NIK). Ketika dicek di sistem dan terbukti berada di desil 1-5, biaya pengobatan akan langsung ditanggung (dicover) oleh Bantuan Sosial (Bansos) Pemkot Depok.
Mekanisme Ground Checking untuk Kelompok Lain
Bagi warga yang status ekonominya berada di luar kelompok tersebut (desil 6 ke atas) namun memerlukan bantuan, Ade Supriyatna menyebut bahwa akan segera dilakukan ground checking (pengecekan di lapangan) oleh petugas Dinas Sosial.
Untuk memastikan warga Depok yang kesusahan terlayani dengan cepat, Ade mengamanatkan Puskesos SLRT (Pusat Kesejahteraan Sosial) di setiap kelurahan untuk siap sedia membantu.
Imbauan untuk Peserta BPJS Mandiri
Ade juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang masih menggunakan BPJS Mandiri (peserta yang membayar iuran sendiri) agar tetap disiplin dalam membayar iuran.
“Untuk yang masih menggunakan BPJS mandiri, harap tetap disiplin untuk membayar, apalagi Anda masih mampu. Mudah-mudahan ini jadi kebaikan karena kita bergotong royong dalam bidang kesehatan,” jelasnya.
Sebagai penutup, Ade Supriyatna mengajak warga Depok untuk terus menjaga kesehatan melalui gaya hidup produktif dan berolahraga, sebagai upaya preventif agar terhindar dari penyakit.





































