Diplomasi Religi: Rusia Lirik Pesantren Indonesia sebagai Pusat Keunggulan Studi Islam

Depok (14/03/2026) – Hubungan bilateral Indonesia dan Rusia kini merambah dimensi baru yang lebih menyentuh akar rumput. Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menegaskan bahwa pendidikan Islam dan dialog antarumat Muslim menjadi instrumen strategis untuk mempererat kemitraan kedua negara di masa depan.

Visi ini disampaikan Tolchenov di sela-sela agenda iftar Kedutaan Besar Rusia yang digelar bersama Majelis Spiritual Muslim Rusia di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (14/3).

Indonesia sebagai Destinasi Intelektual Muslim Rusia

Tolchenov melihat adanya ketertarikan yang tumbuh signifikan dari pemuda Muslim Rusia terhadap sistem pendidikan Islam di Indonesia. Ia menyoroti keberadaan universitas Islam dan pesantren di Indonesia sebagai magnet bagi mahasiswa Rusia untuk memperdalam pengetahuan keislaman mereka.

Salah satu bukti nyata yang ia kemukakan adalah sosok Arip Sultanmagomedov, perwakilan Majelis Spiritual Muslim Rusia, yang baru saja menuntaskan studinya di salah satu universitas Islam di Malang, Jawa Timur.

“Arip adalah contoh nyata bagaimana pemuka agama kami menimba ilmu di sini. Saya juga mengenal beberapa mahasiswa Rusia lain yang saat ini tengah belajar di berbagai pesantren di Indonesia,” ungkap Tolchenov. Ia optimis, arus keberangkatan mahasiswa Muslim Rusia ke Indonesia akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang.

Pertukaran Akademisi: Harapan Rusia untuk Ilmuwan RI

Meski antusiasme mahasiswa Rusia tinggi, Tolchenov berharap kerja sama ini berjalan dua arah. Rusia mengundang lebih banyak akademisi dan ilmuwan Muslim dari Indonesia untuk datang ke Negeri Beruang Merah tersebut.

“Kami ingin melihat lebih banyak Muslim Indonesia hadir di Rusia untuk menjelaskan dan berbagi perspektif tentang Islam di negara kami,” tuturnya.

Memperkuat Suara Islam di Kazan 2026

Selain ranah pendidikan formal, Rusia juga gencar mendorong dialog di tingkat cendekiawan global. Tolchenov secara khusus mengapresiasi keterlibatan tokoh nasional Din Syamsuddin dalam Strategic Vision Group Russia–Islamic World, sebuah forum tingkat tinggi yang menyinergikan pejabat Rusia dengan tokoh Muslim dunia.

Ke depan, pemerintah Rusia telah menjadwalkan pertemuan lanjutan forum tersebut pada Mei 2026 di Kazan. Tolchenov mengundang partisipasi aktif dari perwakilan Muslim Indonesia untuk urun rembuk dalam agenda penguatan perdamaian dunia tersebut.

“Saya akan sangat senang jika lebih banyak cendekiawan Indonesia hadir di Kazan untuk menyampaikan pandangan mereka tentang perdamaian dan kerja sama dalam kerangka dunia Islam,” pungkas Tolchenov.

Komentar

komentar

BAGIKAN