DKUM Depok Perkuat Peran Koperasi Kelurahan Merah Putih sebagai Penopang Ekonomi Warga

Depok (30/10/2025) – Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) terus mendorong agar Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan. Upaya tersebut diwujudkan lewat kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pengawas koperasi, yang dirangkai dengan penyerahan dana hibah di Aula Teratai, Balai Kota Depok, pada Rabu (29/10/25).

Kepala DKUM Kota Depok, Mohamad Thamrin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pembinaan pemerintah untuk membentuk koperasi yang tangguh, transparan, dan berdaya saing tinggi.

“Bimtek ini kami selenggarakan tidak hanya bagi pengurus, tetapi juga untuk dewan pengawas. Harapannya, koperasi bisa berjalan secara profesional, tertib administrasi, dan amanah dalam mengelola keuangan,” ujar Thamrin, dikutip dari berita.depok.go.id.

Ia menambahkan, Bimtek bagi pengawas digelar hari ini, sementara pelatihan untuk bendahara koperasi dijadwalkan berlangsung pada awal November mendatang. Selain itu, kegiatan serupa juga akan dilaksanakan di Bogor pada 26–27 November 2025, sebagai bentuk komitmen DKUM dalam memperluas pembinaan dan memperkuat kapasitas kelembagaan koperasi di wilayah sekitar.

Menurut Thamrin, kompetensi dan integritas pengurus menjadi kunci utama agar koperasi dapat berkembang secara berkelanjutan. Koperasi yang dikelola dengan manajemen baik, katanya, akan mampu menjadi pilar penting penggerak ekonomi lokal.

“Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti pada pelatihan, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan. Dengan begitu, koperasi di Depok bisa tumbuh sehat dan menjadi role model di tingkat nasional,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, DKUM juga menyalurkan hibah sebesar Rp15 juta untuk masing-masing dari 63 Koperasi Merah Putih yang tersebar di seluruh kelurahan. Bantuan ini menjadi bentuk dukungan konkret Pemerintah Kota Depok dalam memperkuat modal koperasi sekaligus mendorong aktivitas ekonomi warga.

“Dana hibah ini adalah bentuk komitmen Pemkot Depok terhadap gerakan koperasi. Kami berharap, bantuan ini bisa menjadi stimulan bagi munculnya usaha produktif dan berkelanjutan di lingkungan masyarakat,” jelas Thamrin.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa saat ini 24 Koperasi Merah Putih telah mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan eksternal. Bahkan, sejumlah koperasi telah menjalin kemitraan dengan pelaku usaha lokal dalam penyediaan bahan pokok dan layanan distribusi kebutuhan sehari-hari.

“Kami ingin koperasi di Depok menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kolaborasi bisa melahirkan kekuatan ekonomi baru di tingkat masyarakat,” pungkasnya.

Komentar

komentar

BAGIKAN