Depok (31/03/2026) – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok bersama Tim Maung Asri melakukan operasi pembersihan besar-besaran terhadap titik pembuangan sampah ilegal di wilayah Kecamatan Limo, Jumat (27/03/2026). Langkah taktis ini diambil sebagai respons cepat otoritas lingkungan terhadap keluhan masyarakat yang terganggu oleh tumpukan limbah tak bertuan.
Selain fokus pada evakuasi fisik sampah, pemerintah kini tengah mempersempit ruang gerak oknum yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan tersebut.
Operasi Dua Hari: Evakuasi 4.000 Kilogram Limbah Basah
Skala pencemaran di lokasi tersebut tergolong masif. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLHK Depok, Reni Siti Nuraeni, mengungkapkan bahwa volume sampah yang diangkut mencapai angka 4 ton atau setara dengan 4.000 kilogram. Tingginya bobot muatan ini dipicu oleh dominasi sampah organik atau sampah basah yang telah menumpuk.
“Karena volumenya yang cukup besar, pengangkutan tidak bisa tuntas dalam satu waktu. Kami harus melanjutkan penyisiran hingga hari Sabtu untuk memastikan area tersebut benar-benar bersih dari sisa sampah,” ujar Reni saat dikonfirmasi, Selasa (31/03/2026).
Penyelidikan Identitas Penanggung Jawab
DLHK tidak hanya berhenti pada fungsi kebersihan. Saat ini, tim di lapangan tengah mengumpulkan informasi dan bukti untuk mengidentifikasi pihak yang sengaja menjadikan lahan di Limo sebagai tempat pembuangan sampah liar.
Langkah ini bertujuan untuk menyeret pelaku ke ranah sanksi yang lebih berat. “Kami sedang menelusuri siapa penanggung jawab di balik sampah liar ini. Tindakan tegas akan diambil guna memberikan efek jera bagi siapa pun yang merusak estetika dan kesehatan lingkungan kota,” tegas Reni.
Edukasi dan Pengawasan Partisipatif
Pembersihan ini diharapkan menjadi momentum peningkatan kesadaran kolektif warga Limo. DLHK mengimbau masyarakat untuk tidak hanya menjadi pelapor, tetapi juga penjaga lingkungan dengan menghentikan praktik pembuangan sampah sembarangan yang dapat memicu titik-titik pembuangan liar baru.
Intervensi DLHK dan Tim Maung Asri ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Kota Depok dalam menjaga kesehatan publik melalui manajemen limbah yang terintegrasi dan penegakan regulasi kebersihan yang ketat.








































