DPRD Depok Pertanyakan Pembatalan Pembangunan Masjid Jami Al Quddus di Margonda

3

Depok – Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna, meminta klarifikasi terkait keputusan pemerintah kota yang membatalkan rencana pembangunan Masjid Jami Al Quddus di Jalan Margonda. Proyek tersebut sebelumnya sudah masuk dalam dokumen perencanaan daerah dan dialokasikan anggarannya.

Menurut Ade, pembangunan fasilitas publik yang sudah tertuang dalam dokumen resmi negara tidak seharusnya dihentikan hanya karena terjadi pergantian pemerintahan.

“Program pembangunan yang sudah tertuang dalam dokumen resmi negara seharusnya tidak dibatalkan hanya karena pergantian pemerintahan,” ujarnya di Depok, Rabu.

Ia menilai, perubahan kepemimpinan seharusnya menjamin keberlanjutan pembangunan, bukan menimbulkan kebijakan yang justru menghambat layanan masyarakat.

“Pemimpin yang baru sebaiknya menghormati apa yang sudah direncanakan pendahulunya, sehingga pembangunan Kota Depok dapat berjalan lebih mulus dan berkelanjutan,” tambahnya.

Dorong Kedewasaan Politik dan Keberlanjutan Pembangunan

Ade yang juga Ketua Majelis Pertimbangan Daerah PKS Kota Depok mengatakan, keberlanjutan pembangunan merupakan bagian dari kedewasaan politik yang harus dijunjung oleh setiap pemimpin daerah. Ia menegaskan bahwa pejabat publik, meskipun berasal dari partai politik, harus bersikap sebagai negarawan dan mengutamakan kepentingan masyarakat luas.

“Ketika sudah menjadi pejabat publik, seorang pemimpin harus tampil sebagai negarawan yang berpikir untuk melayani seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” tegasnya.

Apresiasi Kebijakan yang Dilanjutkan Pemerintah Baru

Dalam kesempatan itu, Ade juga menyoroti sejumlah program kota yang dinilai berhasil dilanjutkan oleh pemerintah saat ini. Salah satunya adalah Depok Open Space (DOS) yang berada di depan Balai Kota Depok, termasuk dengan pelaksanaan kegiatan masyarakat serta penerapan car free day di Jalan Margonda.

“Ini merupakan keberlanjutan yang perlu diberi apresiasi,” ujar Ade.

Ia menyebut keberhasilan pembangunan Depok selama ini tidak terlepas dari kontribusi berbagai elemen pemerintahan dan sektor masyarakat, terutama pada bidang pendidikan, kesehatan, dan perekonomian yang menjadi indikator peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Ade menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kepemimpinan yang bersih, peduli, dan profesional dalam memperjuangkan pembangunan Kota Depok yang lebih maju dan bermartabat.

Komentar

komentar

BAGIKAN