Efisiensi Anggaran dan Skala Prioritas: Strategi Disrumkim Depok dalam Rehabilitasi RSUD KiSA dan Puskesmas Depok Jaya

Depok (07/04/2026) – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok tengah melakukan akselerasi pada fase perencanaan rehabilitasi dua infrastruktur kesehatan vital untuk tahun anggaran 2026. Fokus utama diletakkan pada optimalisasi fungsi gedung RSUD Khidmat Sehat Afiat (KiSA) Sawangan dan penataan estetika Puskesmas Depok Jaya.

Kepala Disrumkim Kota Depok, Adnan Mahyudin, mengonfirmasi bahwa seluruh proyek saat ini sedang dalam tahap penyusunan desain rinci guna memastikan setiap rupiah anggaran tepat sasaran.

RSUD KiSA Sawangan: Dari Usulan Rp9 Miliar Menjadi Rp1,8 Miliar

Proyek rehabilitasi RSUD KiSA menjadi sorotan utama karena adanya efisiensi anggaran yang cukup signifikan. Dari usulan awal sebesar Rp9 miliar, pagu anggaran yang disetujui terkoreksi menjadi Rp1,8 miliar.

Adnan menjelaskan bahwa pembengkakan usulan awal disebabkan oleh kerusakan atap (dak) yang memicu kebocoran dalam jangka waktu lama. Dengan keterbatasan pagu, Disrumkim akan menerapkan sistem penanganan bertahap melalui metode waterproofing pada area paling kritis.

“Kami menunggu Detail Engineering Design (DED) dari pihak rumah sakit untuk menyesuaikan skala prioritas. Fokusnya adalah menghentikan kebocoran di titik vital agar pelayanan medis tidak terganggu,” ujar Adnan, Senin (06/04/26).

Lini Masa Proyek RSUD KiSA:

  • Mei 2026: Target proses tender fisik.

  • Juni 2026: Inisiasi pekerjaan fisik di lapangan.

  • Oktober 2026: Target penyelesaian (PHO).

Revitalisasi Puskesmas Depok Jaya melalui Pengadaan Langsung

Selain rumah sakit, Disrumkim juga mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp200 juta untuk rehabilitasi dan penataan lingkungan Puskesmas Depok Jaya. Berbeda dengan RSUD KiSA, proyek ini akan menggunakan metode pengadaan langsung karena nilai anggarannya di bawah ambang batas tender.

Intervensi arsitektural pada Puskesmas Depok Jaya meliputi:

  • Transformasi Lahan: Pengubahan area kolam eksisting menjadi taman bermain anak.

  • Infrastruktur Luar: Perbaikan pagar dan penataan halaman parkir.

“DED untuk Puskesmas Depok Jaya ditargetkan rampung bulan depan. Rencananya, pekerjaan fisik akan dimulai pada Juli dan ditargetkan selesai dalam dua bulan, yakni September 2026,” tambah Adnan.

Komitmen Pembangunan Terukur

Melalui langkah-langkah strategis ini, Disrumkim Depok menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas aset pemerintah di sektor kesehatan. Meskipun harus melakukan efisiensi anggaran yang ketat, pendekatan berbasis prioritas diharapkan mampu memberikan dampak instan terhadap kenyamanan pasien dan tenaga medis.

Disrumkim berharap sinergi antara penyusunan desain dan ketepatan waktu tender dapat berjalan selaras, sehingga seluruh proyek infrastruktur kesehatan ini dapat diserahterimakan sesuai jadwal yang telah ditentukan pada akhir tahun 2026.

Komentar

komentar

BAGIKAN