FISIP UI Bahas Tantangan Partisipasi Politik Perempuan di Asia Tenggara

Depok – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia bersama Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia menggelar seminar riset bertajuk “Memimpin dalam Bayang Kekerasan: Partisipasi Politik Perempuan di Asia Tenggara.”

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Juwono Sudarsono (AJS) Gedung F Universitas Indonesia ini membahas berbagai tantangan yang dihadapi perempuan dalam dunia politik, mulai dari kekerasan berbasis gender, keterbatasan akses terhadap ruang kepemimpinan, hingga pentingnya kebijakan afirmasi untuk meningkatkan keterwakilan perempuan.

Forum diskusi tersebut dipandu oleh Revo Linggar Vandito dan menghadirkan dua narasumber, yakni Hurriyah serta Delia Wildianti.

Dalam seminar tersebut, para peneliti memaparkan sejumlah rekomendasi kebijakan berdasarkan hasil riset yang diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses revisi Undang-Undang Pemilu, khususnya terkait perlindungan terhadap perempuan yang terlibat dalam aktivitas politik.

Melalui kegiatan ini, FISIP UI dan PUSKAPOL UI berharap dapat memperkaya perspektif akademik sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang lebih inklusif bagi perempuan dalam sistem demokrasi, baik di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara.

Seminar tersebut juga menjadi ruang dialog antara akademisi, peneliti, dan masyarakat untuk memperkuat partisipasi politik perempuan serta menciptakan iklim politik yang lebih aman dan setara.

Komentar

komentar

BAGIKAN