Majalengka – Momen hangat dan penuh keakraban tersaji saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berhenti sejenak dalam perjalanan berkendara motor di landmark “Jawa Barat Istimewa, Lembur Diurus Kota Ditata” di kawasan Cikebo, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Sabtu (14/2/2026) sore.
Di tengah rintik hujan, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM tidak sendiri. Ia ditemani Bupati Majalengka Eman Suherman, Wali Kota Depok Supian Suri, serta Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian.
Keempat kepala daerah tersebut tampak kompak menunggangi sepeda motor dalam agenda peninjauan jalan provinsi Jawa Barat.
Suasana terlihat cair. Mereka berdiri berdampingan bersama warga, menyapa dan berbincang santai di depan landmark kebanggaan Majalengka tersebut.
Apresiasi Penataan Cikebo
Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi mengapresiasi penataan kawasan Cikebo yang dinilai mencerminkan semangat “Jawa Barat Istimewa”.
“Ini hebatnya kerjanya Bupati Majalengka. Ke depan kita pasang bendera Merah Putih, tulisannya ‘nu kolot diurus, nu ngora ditata’. Jawa Barat Istimewa,” kata Dedi disambut riang rombongan yang hadir.
Ucapan tersebut disambut senyum Bupati Majalengka, Eman Suherman. Ia menyebut perhatian Gubernur Jawa Barat menjadi penyemangat bagi daerah.
“Ini perhatian bapak aing,” ujar Eman singkat.
Dedi juga menegaskan pentingnya penataan lingkungan di sepanjang jalur jalan provinsi.
“Pokoknya kanan-kiri jalan provinsi Jawa Barat harus tertata indah,” tegasnya.
Supian Suri Sapa Warga Depok
Sementara itu, Wali Kota Depok Supian Suri turut menyampaikan sapaan kepada warga Depok dalam momen tersebut.
“Masyarakat Depok, saya sedang ada di Majalengka. Majalengka keren, Jawa Barat istimewa,” ucap Supian.
Kegiatan peninjauan jalan provinsi ini menjadi bagian dari upaya koordinasi antar kepala daerah dalam mendukung penataan infrastruktur dan wajah Jawa Barat yang lebih tertata.








































