Okupansi Melambat Jadi Kenangan: Penumpang di Terminal Jatijajar Melonjak 100 Persen pada Puncak Arus Mudik

Depok (18/03/2026) – Terminal Tipe A Jatijajar, Tapos, mencatatkan rekor lonjakan penumpang tertinggi pada fase puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Hingga Rabu (18/3/2026), grafik keberangkatan menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 100 persen dibandingkan hari operasional normal, mengonfirmasi status terminal ini sebagai gerbang utama pemudik di Jalan Raya Bogor.

Kepala Terminal Jatijajar, Rafik Hidayat, mengungkapkan bahwa tren kenaikan ini sebenarnya sudah terdeteksi sejak Sabtu (14/3) lalu, namun mencapai titik kulminasinya tepat pada hari ini.

Anatomi Lonjakan: Dari Ratusan ke Ribuan Penumpang

Secara teknis, Terminal Jatijajar biasanya hanya melayani rata-rata 300 penumpang per hari. Namun, memasuki masa angkutan Lebaran, angka tersebut melesat tajam menembus ambang batas seribu orang per hari.

Untuk mengakomodasi lonjakan tersebut, frekuensi operasional bus juga ditingkatkan guna menjaga kelancaran sirkulasi penumpang di area keberangkatan.

  • Volume Armada: Tercatat sekitar 150 hingga 200 unit bus diberangkatkan setiap harinya.

  • Ketersediaan Kursi: Pihak pengelola memastikan Perusahaan Otobus (PO) masih memiliki cadangan armada yang mencukupi untuk mengantisipasi penumpukan calon penumpang.

“Peningkatan ini mencapai 100 persen dari basis awal kami yang biasanya hanya sekitar 300 penumpang per hari,” jelas Rafik Hidayat di sela pemantauan arus mudik.

Faktor Praktis: Mengapa Bus Tetap Menjadi Pilihan?

Di tengah beragamnya opsi transportasi modern, moda bus tetap memikat hati para pemudik karena aspek aksesibilitasnya yang tinggi. Mistam (53), seorang pemudik asal Purbalingga, Jawa Tengah, memilih bus karena alasan jangkauan yang lebih dekat ke titik tujuan akhir.

“Bagi saya naik bus itu praktis, karena bisa turun di lokasi yang dekat dengan rumah di kampung,” ujar Mistam yang melakukan perjalanan mandiri demi melepas rindu bersama keluarga di hari raya.

Kondisi di Terminal Jatijajar saat ini terpantau padat namun tetap terkendali. Pengelola terminal terus mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan dan memastikan kesehatan fisik sebelum menempuh perjalanan jauh menuju kampung halaman masing-masing.

Komentar

komentar

BAGIKAN