Operasi Pekat di Megamendung: Polisi Sterilkan Jalur Puncak dari Peredaran Miras

Depok (15/03/2026) – Aparat kepolisian memperketat pengawasan di kawasan wisata Puncak, Megamendung, Kabupaten Bogor, guna menjamin kondusivitas selama bulan suci Ramadan. Dalam operasi patroli yang digelar hingga Minggu (15/3/2026) dini hari, petugas berhasil menyita puluhan botol minuman keras (miras) dari pedagang yang masih nekat beroperasi.

Kapolsek Megamendung, AKP Desi Triana, mengonfirmasi bahwa penyisiran dilakukan di tiga titik rawan di wilayah hukum Polsek Megamendung. Hasilnya, sebanyak 30 botol miras berbagai merk diamankan sebagai barang bukti.

Misi Mitigasi Kriminalitas Jalanan

Operasi yang berlangsung sejak Sabtu malam ini menyasar potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Langkah ini diambil sebagai tindakan preventif untuk memutus rantai pemicu kejahatan jalanan.

“Patroli ini bertujuan untuk mengeliminasi potensi pesta miras yang sering kali menjadi pemicu tindakan kriminalitas, aksi tawuran, balap liar, hingga gangguan dari kelompok geng motor,” tegas AKP Desi dalam keterangannya, Minggu (15/3).

Pendekatan Persuasif dan Edukasi Publik

Selain melakukan penindakan tegas terhadap peredaran miras, personel di lapangan juga mengedepankan pendekatan persuasif kepada kelompok pemuda yang masih berkumpul di pinggir jalan. Petugas mengimbau mereka untuk segera kembali ke rumah masing-masing guna menghindari risiko menjadi korban maupun pelaku kejahatan.

Dalam kesempatan yang sama, polisi menyosialisasikan layanan darurat 110 sebagai kanal pelaporan cepat bagi warga yang menemui gangguan keamanan di lingkungannya.

Komitmen Keamanan Selama Ramadan

AKP Desi menekankan bahwa patroli serupa akan terus diintensifkan setiap malam sepanjang bulan Ramadan. Fokus utama kepolisian tidak hanya pada penegakan hukum terkait minuman keras, tetapi juga pencegahan penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang, terutama di kalangan anak di bawah umur.

“Kami tidak akan mentoleransi pelanggaran yang mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat. Tindakan tegas akan terus diambil demi menjaga Megamendung tetap aman dan tertib,” pungkasnya.

Komentar

komentar

BAGIKAN