Depok (30/12/2025) – Taman Baca Kedaung menutup tahun 2025 dengan sukses besar melalui penyelenggaraan “Panggung Apresiasi Taman Baca Kedaung 2025.” Acara dua hari yang digelar di Aula Masjid Nurul Falah (27-28 Desember 2025) ini menjadi wadah kolaboratif yang didedikasikan untuk memperkuat literasi, kreativitas, dan kecintaan pada seni budaya bagi anak-anak dan remaja setempat.
Pendiri Taman Baca Kedaung, Baldan Fattulah, menjelaskan bahwa inisiatif yang terselenggara berkat sinergi relawan Taman Baca Kedaung dan Himpunan Pemuda Kedaung Indah ini bertujuan menciptakan ruang yang aman dan positif.
“Kami ingin anak-anak dan remaja memiliki ruang untuk belajar, berkarya, dan memanfaatkan waktu libur dengan kegiatan yang bermanfaat, sekaligus meningkatkan kualitas diri,” ujar Baldan, Selasa (30/12/25).
Rangkaian Acara Multi-Dimensi
Rangkaian kegiatan Panggung Apresiasi sengaja dirancang untuk merangsang berbagai aspek perkembangan:
-
Hari Pertama (Sabtu, 27/12): Fokus pada performance dan mindset. Diawali dengan lomba mewarnai untuk jenjang TK dan SD, dilanjutkan dengan penampilan storytelling dan pembacaan puisi. Puncak hari pertama adalah Talkshow Remaja bertema provokatif: “Lebih dari FYP: Literasi Bikin Remaja Punya Arah dan Nilai Hidup”, yang menarik perhatian puluhan remaja.
-
Hari Kedua (Minggu, 28/12): Mendalami edukasi budaya. Acara menampilkan tari-tarian tradisional dan sesi edukasi angklung yang dibawakan oleh Komunitas Taman Sawangan Ukulele dan Angklung Edukasi, memberikan hiburan sekaligus pelajaran budaya.
Apresiasi dan Dukungan Pemerintah
Dedikasi relawan Taman Baca Kedaung mendapat apresiasi tinggi dari pemerintah daerah. Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok, Utang Wardaya, yang memuji konsistensi komunitas dalam menumbuhkan minat baca dan karakter anak sejak dini.
Dukungan juga ditegaskan oleh Lurah Kedaung, Dion Wijaya, yang berkomitmen mendukung kegiatan positif komunitas tersebut. “Keberadaannya sangat memberi warna dan mendorong anak-anak Kedaung untuk beraktivitas positif,” tandasnya.
Baldan Fattulah berharap Panggung Apresiasi ini dapat menjadi katalisator agar semangat literasi, kreativitas, dan pelestarian budaya terus berakar kuat di kalangan generasi muda Kedaung.





































