Depok – Polres Metro Depok berencana menindak remaja yang kedapatan terlibat tawuran selama bulan suci Ramadan dengan pendekatan pembinaan melalui program pesantren kilat.
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras, mengatakan pencegahan tawuran menjadi salah satu fokus pengamanan selama Ramadan.
“Salah satu yang menjadi perhatian kami selama Ramadan yaitu masalah tawuran remaja,” ujar Abdul, Sabtu (14/2/2026).
Ia menegaskan, apabila ditemukan remaja yang tetap nekat melakukan aksi tawuran, pihak kepolisian akan memberikan pembinaan melalui kegiatan pesantren kilat yang dilaksanakan di lingkungan Polres Metro Depok.
“Remaja yang terlibat tawuran nanti akan kami ikutkan pondok pesantren kilat. Kalau adik-adik masih ngotot, nekat tawuran, nanti akan kami pesantren kilatkan di Polres Metro Depok,” katanya.
Upaya Pembinaan Selama Ramadan
Menurut Abdul Waras, program pesantren kilat tersebut dirancang sebagai kegiatan positif untuk membentuk karakter remaja agar tidak kembali terlibat aksi kekerasan jalanan.
Ia berharap, melalui pendekatan pembinaan keagamaan selama Ramadan, para remaja dapat berubah menjadi lebih baik dan menjauhi tindakan yang meresahkan masyarakat.
“Tentunya kegiatan pesantren kilat selama Ramadan ini menjadi kegiatan positif, khususnya kepada remaja,” tandasnya.
Polres Metro Depok juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hari, guna mencegah potensi terjadinya tawuran.






































