Depok (08/01/2026) – Pemerintah Indonesia meluncurkan program Sekolah Rakyat sebagai inisiatif strategis untuk mewujudkan agenda Asta Cita, berfokus pada pemerataan akses pendidikan gratis dan penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang setara sejak dini. Program ini mengedepankan model pendidikan inovatif yang fleksibel dan berorientasi pada potensi individu siswa.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menjelaskan inti kurikulum yang akan diterapkan, yaitu model Multi-Entry, Multi-Exit (MEME).
“Jadi prinsipnya dalam sistem Sekolah Rakyat ini kurikulumnya mengikuti model multi entry, multi exit, yang di dalamnya terdapat fleksibilitas untuk para murid ini dapat masuk kapan saja dan bisa menyelesaikan studinya sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki,” ujar Mu’ti saat Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran, Jumat (22/8/2025).
Integrasi Teknologi untuk Pemetaan Potensi
Kurikulum fleksibel ini akan dipadukan secara unik dengan teknologi mutakhir. Sekolah Rakyat akan menggunakan Tes DNA Talent berbasis Kecerdasan Buatan (AI) untuk memetakan minat dan bakat siswa sejak dini. Hasil tes ini akan menjadi panduan utama bagi guru dan kepala sekolah dalam mengarahkan jalur pendidikan siswa, baik untuk melanjutkan studi ke jenjang berikutnya maupun memasuki dunia kerja.
Untuk memastikan kesiapan implementasi model pendidikan berbasis potensi ini, pemerintah telah membekali 2.500 guru dan kepala Sekolah Rakyat melalui program pelatihan intensif yang digelar Agustus lalu di JIExpo Kemayoran.
Peluncuran Nasional di Kalimantan Selatan
Puncak dari persiapan ini adalah Peluncuran Nasional Sekolah Rakyat yang akan diselenggarakan pada 12 Januari 2026 di Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Acara peluncuran, yang mengusung tema “Cerdas Bersama, Tumbuh Setara”, akan diwarnai dengan doa bersama, pertunjukan teater oleh siswa, dan peninjauan langsung fasilitas pendidikan. Peluncuran ini menegaskan posisi Sekolah Rakyat sebagai strategi jangka panjang pemerintah dalam penguatan pendidikan nasional. Seluruh rangkaian acara dapat disaksikan secara langsung melalui detikcom.































