Solidaritas Ibu Kota: Malam Tahun Baru DKI Hasilkan Donasi Rp 3,1 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera

Depok (01/01/2026) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengubah perayaan malam tahun baru 2026 menjadi ajang solidaritas nasional. Alih-alih pesta kembang api, acara dipusatkan pada penggalangan donasi dan doa bersama sebagai wujud empati mendalam terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera dan wilayah lain di Indonesia.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan bahwa total donasi yang berhasil dihimpun dalam rangkaian perayaan tersebut mencapai Rp 3,1 miliar. Dana ini merupakan kontribusi kolektif dari publik Jakarta.

“Ini merupakan kontribusi publik Jakarta, dan kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas kepedulian yang ditunjukkan,” kata Gubernur Pramono Anung di Bundaran HI, Kamis (1/1/2026).

Format Perayaan Berempati

Perayaan tahun baru kali ini mengedepankan aspek spiritual dan sosial. Rangkaian acara di berbagai titik diawali dengan doa bersama yang melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Bahkan, beberapa penampilan musik pun disesuaikan sebagai simbol solidaritas.

Pramono berharap bantuan moral, spiritual, dan sosial dari warga Jakarta ini dapat meringankan beban masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta daerah terdampak lainnya.

Kolaborasi BUMD dan Baznas

Selain sumbangan langsung dari masyarakat, Pemprov DKI juga memastikan kontribusi signifikan dari sektor usaha. Pramono Anung menambahkan bahwa 10 persen pendapatan Ancol—salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta—pada malam $31$ Desember akan disumbangkan untuk kepentingan kemanusiaan dan digabungkan dalam total donasi yang terkumpul.

Mekanisme penyaluran bantuan akan dikelola dan disalurkan secara profesional oleh Pemprov DKI bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Pemilihan Baznas didasari pengalaman sukses kolaborasi sebelumnya dalam penanganan bencana di berbagai wilayah.

Komentar

komentar

BAGIKAN