Transisi Pasca-Lebaran: ASN Pemkot Depok Tandai Hari Kerja Perdana dengan Apel Kolektif dan Halalbihalal

Depok (31/03/2026) – Aktivitas di Kompleks Balai Kota Depok kembali berdenyut normal pada Selasa (31/03/2026). Mengawali hari pertama operasional perkantoran setelah cuti bersama Idulfitri 1447 H, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) berkumpul di Lapangan Apel untuk mengikuti prosesi apel pagi yang dirangkai dengan tradisi Halalbihalal.

Momen ini menjadi titik balik kembalinya pelayanan publik secara tatap muka, setelah sebelumnya para pegawai menjalani masa libur lebaran yang dilanjutkan dengan penerapan kebijakan Work From Home (WFH) rutin setiap hari Senin.

Sinergi dan Rekonsiliasi di Lini Pemerintahan

Suasana khidmat dan penuh keakraban mewarnai jalannya apel perdana ini. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Mangnguluang Mansur, hadir memimpin barisan bersama jajaran Kepala Perangkat Daerah. Prosesi bersalam-salaman dan saling memaafkan menjadi agenda utama guna memperkuat soliditas internal antar-satuan kerja.

“Kegiatan ini merupakan momentum penting untuk menyelaraskan kembali ritme kerja serta mempererat silaturahmi seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Depok setelah masa libur panjang,” ungkap narasi kegiatan tersebut di Balai Kota.

Normalisasi Layanan Pasca-WFH Senin

Sebagaimana diketahui, Pemkot Depok menerapkan kebijakan kerja fleksibel (WFH) setiap hari Senin bagi para pegawainya. Oleh karena itu, hari Selasa ini menjadi waktu pertama bagi seluruh elemen birokrasi untuk berkoordinasi secara fisik di gedung pemerintahan.

Beberapa poin strategis dari giat perdana ini meliputi:

  • Konsolidasi SDM: Memastikan kehadiran fisik pegawai mencapai kuota maksimal pasca-mudik.

  • Kesiapan Layanan: Peninjauan kembali kesiapan loket-loket pelayanan publik di tiap dinas.

  • Budaya Organisasi: Memelihara nilai-nilai religius dan kekeluargaan melalui Halalbihalal sebagai bahan bakar motivasi kerja.

Melalui apel pagi dan rekonsiliasi sosial ini, Pemerintah Kota Depok berharap seluruh unit kerja dapat langsung tancap gas dalam merealisasikan program-program strategis daerah di kuartal kedua tahun ini.

Komentar

komentar

BAGIKAN