Depok (07/04/2026) – Gelaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 di Kota Depok resmi bergulir pekan ini. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok mengambil langkah proaktif untuk memastikan transisi asesmen akademik ini berjalan tanpa hambatan teknis yang berarti di seluruh satuan pendidikan.
Kepala Disdik Kota Depok, Wahid Suryono, menyatakan bahwa keberhasilan pembukaan TKA tahun ini merupakan buah dari serangkaian simulasi yang telah dimatangkan di berbagai sekolah.
Manajemen Sesi dan Infrastruktur Digital
Dalam peninjauan langsung di SMP Negeri 33 Depok pada Senin (06/04/26), Wahid menyoroti efisiensi penggunaan infrastruktur digital sekolah. Dengan keterbatasan perangkat, sekolah-sekolah seperti SMPN 3 dan SMPN 33 Depok menerapkan sistem rotasi yang ketat.
“Pelaksanaan di lapangan menggunakan skema bergilir. Dalam satu ruang ujian, rata-rata tersedia 20 unit laptop yang dioptimalkan penggunaannya hingga empat sesi dalam satu hari kerja,” jelas Wahid. Ia juga menambahkan bahwa kendala minor seperti gangguan koneksi internet telah diantisipasi dan dapat tertangani dengan cepat oleh tim teknis di lokasi.
Fokus Kompetisi: Literasi, Numerasi, dan Komponen SPMB
TKA 2026 tidak hanya sekadar ujian rutin, melainkan instrumen ukur bagi kemampuan fundamental siswa. Berikut adalah poin-poin krusial dalam pelaksanaan tahun ini:
-
Mata Pelajaran Utama: Fokus pengujian terletak pada Matematika dan Bahasa Indonesia untuk memetakan tingkat numerasi serta literasi siswa secara presisi.
-
Jadwal Pelaksanaan: Pekan ini diperuntukkan bagi jenjang SMP, sementara jenjang Sekolah Dasar (SD) dijadwalkan menyusul pada 20 April 2026.
-
Nilai Strategis: Meski bersifat opsional, hasil TKA memegang peranan krusial sebagai komponen nilai tambahan dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Visi Pemetaan Kemampuan Siswa
Disdik Depok berharap TKA mampu menjadi cermin akurat bagi kualitas pendidikan di tingkat daerah. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi rujukan penting bagi sekolah dan orang tua dalam memetakan potensi akademik anak sebelum melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Persiapan telah berjalan baik, begitu pula implementasinya. Kami optimis TKA ini akan memberikan gambaran komprehensif mengenai peta kemampuan akademik siswa di Kota Depok,” pungkas Wahid.
Dengan pengawalan ketat dan sistem yang terstruktur, pelaksanaan TKA diharapkan tetap stabil hingga hari terakhir, sekaligus menjadi standar baru bagi pelaksanaan ujian berbasis komputer yang efisien di Kota Depok.






































