Depok (08/01/2026) – Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh semakin memantapkan posisinya sebagai moda transportasi pilihan wisatawan mancanegara. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat peningkatan tajam hingga 60 persen dalam jumlah penumpang asing sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan data resmi KCIC, total penumpang berkewarganegaraan asing mencapai 401.282 orang pada tahun 2025, melampaui angka tahun sebelumnya yang sebesar 251.525 penumpang.
Kenaikan signifikan ini juga tercermin selama periode libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), di mana jumlah penumpang asing mencapai 24.571 orang—melonjak fantastis sebesar 161 persen dibandingkan periode Nataru sebelumnya.
Pasar Malaysia Menjadi Kontributor Utama
Malaysia masih menjadi pasar terbesar pengguna Whoosh. Total penumpang dari Malaysia mencapai 180.562 orang, menyumbang sekitar 45% dari keseluruhan penumpang WNA tahun lalu.
Tingginya angka ini disebabkan oleh popularitas Bandung sebagai destinasi wisata favorit bagi turis Malaysia. Fenomena ini juga didorong oleh promosi word-of-mouth yang kuat di media sosial, di mana banyak turis Malaysia membagikan pengalaman positif mereka menggunakan Whoosh di platform seperti TikTok.
Strategi Promosi KCIC Berhasil
Untuk terus menarik pasar internasional, KCIC gencar menjalin kemitraan strategis dengan berbagai destinasi populer di Bandung. Kolaborasi ini menghasilkan penawaran eksklusif bagi penumpang Whoosh, termasuk:
-
Tiket masuk gratis ke beberapa objek wisata.
-
Layanan antar-jemput khusus di destinasi tujuan.
Strategi ini terbukti efektif dalam memposisikan Whoosh bukan hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai bagian integral dari paket pengalaman wisata di Jawa Barat.






























