DEPOK (09/10/2026) – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi memulai pembahasan teknis guna mengakselerasi perluasan jaringan gas bumi rumah tangga sebanyak 156 ribu sambungan. Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut langsung atas audiensi Wali Kota Depok, Supian Suri, dengan jajaran Kementerian ESDM terkait pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) di kawasan perkotaan. Rapat koordinasi awal yang berlangsung di Aula Bugenvil, Balai Kota Depok, pada Kamis (8/10/2026) tersebut dipimpin oleh Staf Ahli Wali Kota Depok Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agung Sugiharti, bersama lintas perangkat daerah terkait.
Proyek pengembangan ini menjadi lompatan infrastruktur energi skala besar bagi Kota Depok, mengingat fasilitas jaringan gas yang eksis saat ini baru menjangkau sekitar 10 ribu sambungan sejak dipasang pada 2010 silam di wilayah Kecamatan Beji dan Pancoran Mas. Guna mengejar target konstruksi, Pemkot Depok dan Kementerian ESDM menyepakati langkah kerja paralel yang mencakup finalisasi nota kesepahaman (MoU), penerbitan perizinan, pemanfaatan aset lahan daerah, pemetaan calon pelanggan, hingga sosialisasi masif kepada publik. Perluasan jaringan gas rumah tangga yang diproyeksikan melintasi Kecamatan Sukmajaya, Cilodong, Tapos, dan Cimanggis ini diharapkan mampu memberikan efisiensi biaya, kemudahan, serta jaminan keamanan pasokan energi bagi masyarakat Depok secara berkelanjutan.







































