Beralih dari Karate ke Muaythai, Rian Rinaldy Siap Berburu Medali untuk Depok di Porprov Jabar 2026

DEPOK (10/10/2026) – Keputusan Rian Rinaldy meninggalkan cabang olahraga karate usai tamat Sekolah Menengah Atas (SMA) pada 2017 silam menjadi titik balik krusial dalam karier keatletannya. Pemuda berusia 28 tahun ini memilih menyeberang ke Muaythai karena merasa karakter bela diri yang memperbolehkan kontak fisik penuh lebih cocok dengan potensinya ketimbang karate yang membatasi benturan keras. Sembilan tahun berselang, fondasi pengalaman yang ia bangun membawanya kembali dipanggil membela kontingen Kota Depok pada panggung Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Pada helatan akbar olahraga regional kali ini, Rian dijadwalkan turun di dua nomor andalan sekaligus, yakni kategori fight kelas 67 kilogram serta nomor seni keindahan gerakan Wai Kru.

Rekam jejak Rian di kancah bela diri terbilang mentereng dengan jam terbang tinggi hingga tingkat nasional, termasuk pengalaman berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua dan PON Aceh-Sumut. Di tingkat daerah, Rian sebelumnya sukses menyumbangkan tiga medali bagi Kota Depok saat ajang Porprov Ciamis. Pada edisi Porprov Jabar 2026 ini, pertarungan cabang Muaythai dipusatkan di Kota Bekasi sebagai tuan rumah, sebuah kondisi yang menuntut ketahanan mental Rian saat bertanding di bawah tekanan pendukung lawan. Kendati demikian, atlet yang didukung penuh oleh keluarga, pelatih, camp, dan Pemerintah Kota Depok ini menganggap tantangan terbesar sebenarnya datang dari konsistensi diri sendiri dalam menjaga kedisiplinan latihan harian. Berbekal komitmen pantang menyerah dan mentalitas bahwa kegagalan hanyalah awal dari proses, Rian optimistis mampu mematangkan persiapan akhir demi mempersembahkan capaian medali tertinggi bagi Kota Depok.

Komentar

komentar

BAGIKAN