DEPOK (12/10/2026) – Penyelenggaraan ajang balap motor dunia Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, dinilai sukses mendorong pertumbuhan industri pariwisata olahraga (sport tourism) Indonesia ke arah yang kian positif. Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan dalam keterangan resminya di Jakarta pada Senin (12/10/2026) bahwa olahraga kini menjelma sebagai agenda strategis nasional dan magnet pariwisata yang amat efektif. Usai meninjau langsung gelaran di Lombok pada Minggu (11/10/2026), Menpar menggarisbawahi pentingnya penguatan sinergi lintas sektor guna memastikan ajang berskala internasional ini memberikan efek pengganda (multiplier effect) yang luas bagi percepatan ekonomi masyarakat lokal maupun nasional.
Edisi keempat gelaran MotoGP Mandalika tahun ini memecahkan rekor angka kunjungan dengan menyedot lebih dari 150 ribu penonton, yang diproyeksikan menyumbang perputaran ekonomi hingga Rp5 triliun. Capaian impresif tersebut melanjutkan tren positif tahun-tahun sebelumnya, di mana riset Kementerian PPN/Bappenas mencatat dampak ekonomi nasional ajang ini berada di kisaran Rp2,7 triliun hingga Rp4,7 triliun. Lonjakan aktivitas wisatawan ini terbukti memacu pertumbuhan inklusif di berbagai sektor, mulai dari tingkat keterisian (okupansi) kamar hotel yang menembus 100 persen di kawasan Mandalika serta 90 persen di Lombok Tengah dan Kota Mataram, padatnya arus penumpang transportasi udara, hingga peningkatan omzet bisnis kuliner dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.




































