Depok (08/12/2025) – Pemerintah Kota Depok, melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), sedang melakukan makeover kota dengan sentuhan alam yang menawan. Di balik fokus pada pohon pelindung, kini DLHK gencar menanam pohon Tabebuya, si tanaman eksotis yang dijuluki “Sakura Tropis” karena kemiripan bunganya dengan bunga ikonik Jepang.
Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Depok, Tri Sakti Anggoro, menegaskan bahwa Tabebuya jauh lebih dari sekadar elemen estetika kota yang sedang naik daun.
Multifungsi: Kecantikan Plus Kesehatan Lingkungan
Tabebuya diusung sebagai solusi tanaman perkotaan karena manfaatnya yang lengkap dan sangat dibutuhkan Depok:
-
Penangkal Polusi: Pohon ini unggul dalam menyerap $\text{CO}_2$ dan membantu mereduksi polusi udara.
-
Perisai Debu: Daunnya yang lebat berperan efektif menahan debu jalanan, secara langsung meningkatkan kualitas udara yang kita hirup.
-
Pengadem Kota: Tajuknya yang lebar menghasilkan keteduhan maksimal, membantu menurunkan suhu sekitar dan melawan efek panas (urban heat island) di perkotaan.
Perawatan Minimal, Manfaat Maksimal
Keunggulan terbesar Tabebuya terletak pada sifatnya yang low maintenance namun berdampak tinggi:
-
Tahan Banting: Tahan panas dan cepat tumbuh.
-
Akar Ramah Bangunan: Akarnya terbukti tidak merusak bangunan atau infrastruktur jalan/trotoar, menjadikannya pilihan ideal untuk penanaman di ruang publik sempit.
Menanti “Hujan Bunga” di Depok
Kapan kita bisa menyaksikan pemandangan pink atau kuning ala musim semi Jepang di Depok?
-
Puncak Mekar: Biasanya terjadi antara September hingga November.
-
Mekar Tambahan: Kadang muncul lagi di April hingga Juni, terutama saat cuaca lebih kering.
Saat mekar, bunganya akan sangat lebat, menciptakan efek dramatis seperti “hujan bunga” yang indah. Program penanaman ini bertujuan menciptakan nuansa pink seperti sakura di berbagai titik vital Depok.
Titik Hijau Baru
Penanaman Tabebuya telah dimulai di beberapa lokasi strategis:
-
Jalan Margonda (melalui program Eco-Sharing dengan pelaku usaha).
-
Kawasan UIII.
-
Sepanjang Jalan Raya Bogor.
Selain mempercantik, bunga Tabebuya turut menarik lebah dan kupu-kupu, secara simultan memperkaya keragaman hayati kota.
DLHK berharap masyarakat, komunitas, hingga sektor swasta dapat berpartisipasi aktif mendukung program ini. Seperti kata Sakti: “Tabebuya ini bukan hanya soal keindahan, tapi bagaimana kota kita punya udara yang lebih bersih dan ruang yang lebih nyaman untuk semua.”




































