DEPOK (16/10/2026) – Penyakit jantung tidak lagi menjadi ancaman yang hanya menyasar kelompok usia lanjut, melainkan kian marak ditemukan pada kelompok usia produktif dan generasi muda. Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah sekaligus penggiat edukasi kesehatan, dr. Boby Arfhan Anwar, mengingatkan dalam Webinar “Kenali dan Cegah Penyakit Jantung dengan Gaya Hidup Aktif yang Terukur” pada Jumat (16/10/2026) bahwa kebiasaan menunda pola hidup sehat merupakan kekeliruan besar. Gen Z, khususnya, diimbau untuk menyadari risiko tinggi kesehatan jantung akibat kebiasaan sering begadang, konsumsi kafein/kopi berlebihan, serta gaya hidup kurang bergerak (sedentary lifestyle).
Guna melindungi fungsi organ jantung sejak dini, dr. Boby menyarankan perubahan gaya hidup secara gradual dan konsisten melalui pembiasaan aktivitas fisik berbasis kardio, seperti berjalan kaki, bersepeda, hingga lari kecil yang disesuaikan dengan kapasitas tubuh. Selain mengadopsi olahraga ringan, langkah pencegahan juga wajib dibentengi dengan menghindari rokok konvensional maupun vapestik/nikotin cair, di samping mewaspadai paparan asap rokok pasif di lingkungan sekitar. Langkah pencegahan tersebut disempurnakan lewat pola makan bergizi seimbang yang kaya akan asupan serat dari sayur dan buah-buahan demi menjaga kesehatan pembuluh darah serta daya tahan tubuh jangka panjang.



































