DEPOK (08/10/2026) – Pemerintah Kota Depok menekankan pentingnya pendekatan multidisiplin dalam menangani isu kesehatan jiwa di tengah masyarakat. Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Mangnguluang Mansur, saat membuka Rapat Koordinasi Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) Kota Depok di Aula Teratai, Balai Kota Depok, pada Kamis (8/10/2026). Dalam forum tersebut, Sekda menggarisbawahi bahwa persoalan kesehatan mental bukan lagi ranah medis semata, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan pembentukan serta penguatan peran TPKJM secara strategis dan berkelanjutan.
Guna menghadirkan penanganan terintegrasi dari hulu ke hilir, Sekda mendorong peningkatan koordinasi intensif antar-instansi, khususnya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta pemangku kepentingan terkait lainnya. Di samping itu, Pemkot Depok juga menyoroti masih kuatnya stigma negatif serta perlakuan salah di tengah publik yang harus dikikis melalui penguatan sosialisasi dan edukasi hingga level keluarga dan kelurahan. Langkah edukatif tersebut diimbangi dengan kesiapan fasilitas kesehatan tingkat pertama, di mana Puskesmas diinstruksikan untuk memantapkan kesiapan sumber daya manusia hingga ketersediaan obat-obatan dasar kesehatan jiwa. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemkot Depok berharap kerja TPKJM mampu memberikan dampak nyata di lapangan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.






































