Jejak Baret Biru di Kabinet Merah Putih: Mengenang Misi Lebanon Tiga Srikandi Perwira SBY

Depok (06/04/2026) – Sebuah catatan historis menarik diungkap oleh Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengenai komposisi Kabinet Prabowo-Gibran. Ternyata, tiga punggawa utama dalam jajaran menteri dan wakil menteri saat ini merupakan kawan seperjuangan yang tergabung dalam kontingen pertama pasukan perdamaian PBB untuk Lebanon (UNIFIL) tahun 2006.

Melalui unggahan resminya pada Senin (06/04/26), SBY mengenang momen November 2006 saat mengirim Kontingen Garuda XXIII/A. Di dalam pasukan perintis tersebut, terdapat nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, dan Ossy Dermawan.

“Tiga anggota kabinet Presiden Prabowo adalah bagian dari kontingen tersebut, yaitu (saat itu) Kapten Kav Iftitah Sulaiman, Lettu Inf AHY, dan Lettu Kav Ossy Dermawan,” tulis SBY.

Profil Tiga Alumni UNIFIL di Pemerintahan

Akurasi dan kedisiplinan militer kini bertransformasi menjadi kebijakan publik. Berikut adalah profil singkat ketiga tokoh yang bermutasi dari baret biru PBB ke kursi birokrasi:

1. Agus Harimurti Yudhoyono (Menko Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan)

AHY merupakan peraih penghargaan prestisius Adhi Makayasa 2000. Sebelum terjun ke politik pada 2016, Mayor (Purn) AHY memiliki rekam jejak militer yang cemerlang:

  • Pendidikan: Lulusan terbaik perwira di Fort Benning (AS), serta alumnus Harvard dan Nanyang Technological University.

  • Posisi Terakhir: Komandan Batalion Infanteri Mekanis 203/Arya Kemuning.

  • Transformasi: Dari Menteri ATR/BPN di era Jokowi, kini menjabat menteri koordinator di era Prabowo.

2. Muhammad Iftitah Sulaiman (Menteri Transmigrasi)

Iftitah adalah senior AHY sekaligus peraih Adhi Makayasa 1999. Pakar kavaleri dengan pangkat terakhir Letnan Kolonel ini dikenal memiliki kedekatan khusus dengan keluarga SBY.

  • Karier: Pernah menjabat sebagai ajudan Presiden SBY.

  • Pasca-Militer: Sukses membangun bisnis konsultan politik dan manajemen krisis sebelum akhirnya dipercaya memimpin kementerian transmigrasi.

3. Ossy Dermawan (Wakil Menteri ATR/BPN)

Lulusan Akademi Militer yang mengabdi selama 17 tahun di TNI AD ini memiliki pengalaman lapangan yang luas, termasuk operasi pemulihan keamanan di Ambon.

  • Kedekatan: Mantan staf pribadi SBY dan sempat mengelola klub voli LavAni.

  • Posisi Saat Ini: Mendampingi tugas di kementerian agraria, melanjutkan estafet kepemimpinan di sektor pertanahan.

Dari El Adeisse ke Istana Negara

Kebersamaan mereka di medan konflik Lebanon selatan dua dekade silam seolah menjadi kawah candradimuka yang mempersiapkan mereka menghadapi kompleksitas pengelolaan negara. Penugasan mereka dalam Kontingen Garuda XXIII/A merupakan misi perdamaian paling bersejarah bagi Indonesia, karena menjadi pembuka jalan bagi ribuan prajurit TNI lainnya di bawah bendera UNIFIL hingga saat ini.

Kehadiran trio eks-UNIFIL ini di kabinet Prabowo-Gibran mempertegas pola kepemimpinan yang mengombinasikan latar belakang operasional lapangan yang kuat dengan kapasitas intelektual hasil pendidikan internasional. Kini, “diplomasi baret biru” yang dulu mereka jalankan di Lebanon, diuji dalam skala nasional untuk membangun infrastruktur dan tata ruang Indonesia.

Komentar

komentar

BAGIKAN