DEPOK (12/09/2026) – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat merupakan panggung olahraga multicabang bergengsi yang mempertemukan talenta-talenta olahraga terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Tanah Pasundan. Bagi para atlet, perhelatan ini menjadi arena pembuktian atas kerja keras serta pembinaan panjang yang telah ditempuh di daerah masing-masing. Sementara bagi pemerintah daerah dan organisasi keolahragaan, ajang Porprov memegang peranan krusial dalam mencetak atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Ajang yang sebelumnya dikenal dengan nama Pekan Olahraga Daerah (Porda) ini memiliki rekam jejak sejarah yang panjang dalam sistem keolahragaan Jawa Barat. Berdasarkan regulasi resmi, bendera Porprov yang berkibar saat ini merupakan duplikat dari bendera perhelatan Porprov Jawa Barat I yang pertama kali diselenggarakan di Bandung pada tahun 1970. Keberlanjutan tradisi ini membuktikan konsistensi pembinaan keolahragaan daerah hingga memasuki perhelatan Porprov XV Jawa Barat pada tahun 2026.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok, Herry Suprianto, menegaskan bahwa Porprov tidak sekadar berfokus pada perebutan medali di arena pertandingan. Menurutnya, hal terpenting adalah proses pembinaan berkesinambungan yang melatarbelakangi kesiapan seorang atlet hingga mampu membela nama daerahnya. Dinamika kompetisi antarwilayah pun kian kompetitif, sebagaimana terlihat pada Porprov XIV Jawa Barat 2022 lalu ketika Kabupaten Bekasi keluar sebagai juara umum dengan perolehan total 451 medali.
Pada penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat 2026, Kota Depok mengambil peran yang jauh lebih strategis. Selain mengirimkan kontingen atlet, Kota Depok secara resmi bertindak sebagai salah satu tuan rumah pendamping bersama Kota Bogor dan Kota Bekasi yang menjadi penyelenggara utama. Keterlibatan ini diharapkan semakin memacu semangat pembinaan olahraga lokal serta memperkuat kontribusi daerah dalam memajukan prestasi olahraga di Jawa Barat.





































