DEPOK (10/08/2026) – Memasuki hitungan satu pekan menjelang Peringatan Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, persiapan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) tingkat Kota Depok kini memasuki fase Krusial. Sebanyak 35 anggota Capaska dilibatkan dalam latihan gabungan intensif bersama jajaran prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) TP 899/Bata Satya Gardapati asal Kecamatan Cipayung. Penyelarasan ini difokuskan untuk membangun kesamaan tempo, kesatuan langkah, serta kedisiplinan formasi antara unsur Paskibraka dan aparat militer demi menyajikan performa terbaik pada hari pengibaran sang saka.
Ketua Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Depok, Mustofa Kamal, menjelaskan dalam keterangannya pada Senin (10/8/2026) bahwa menu latihan pada masa persiapan akhir ini diarahkan untuk menyempurnakan pembagian struktur barisan. Skema formasi pengibaran akan memadukan Pasukan 17 dan Pasukan 8 dari jajaran Capaska di posisi sayap, serta disokong Pasukan 45 dari unsur personel TNI. Penyesuaian fisik serta pemantapan sinkronisasi gerak yang digembleng sejak awal Agustus tersebut akan berlangsung secara Maraton hingga puncaknya pada upacara peringatan kemerdekaan mendatang.
Melengkapi pembekalan di lapangan, para anggota Capaska dijadwalkan menjalani pemusatan latihan terisolasi di Wisma Hijau mulai 11 hingga 18 Agustus, dengan agenda pengukuhan resmi serta gladi bersih yang dipatok pada 15 Agustus. Menghadapi padatnya jadwal persiapan, Kamal mengimbau seluruh peserta untuk disiplin menjaga ketahanan fisik, pola makan, dan kecukupan waktu istirahat. Kedisiplinan pribadi tersebut dinilai menjadi kunci utama agar seluruh rangkaian prosesi pengibaran bendera berjalan khidmat, sempurna, serta mampu membanggakan warga Kota Depok dan jajaran keluarga peserta.

































