DEPOK (12/08/2026) – Guna memantapkan kesiapan jelang Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sebanyak 33 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kota Depok resmi memasuki fase pemusatan pendidikan dan pelatihan. Karantina dan penggemblengan intensif ini dipusatkan di Wisma Hijau sejak 11 hingga 18 Agustus 2026. Pembukaan rangkaian kegiatan ini sebelumnya telah diresmikan secara langsung oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Depok di BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Kecamatan Bojongsari, pada Selasa (11/8/2026).
Kepala Bakesbangpol Kota Depok, Dudi Mi’raz Imaduddin, memberikan lecutan motivasi kepada para peserta agar mengemban amanah besar ini dengan rasa bangga dan penuh kedisiplinan. Dudi menekankan bahwa masa karantina tidak sebatas mengasah ketangkasan fisik seperti teknik baris-berbaris, langkah tegap, maupun tata cara pengibaran Sang Merah Putih. Lebih jauh dari itu, kawah candradimuka ini dirancang untuk membentuk pribadi yang bermental tangguh, memiliki jiwa kepemimpinan, serta menanamkan rasa cinta tanah air yang mendalam. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pelatih dan pamong dari unsur TNI serta Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Depok yang setia mendampingi sejak tahap seleksi.
Di lokasi yang sama, Ketua DPPI Kota Depok, Mustafa Kamal, memaparkan bahwa seluruh kurikulum pemusatan latihan ini mengacu pada standar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang mengintegrasikan tiga pilar utama, yaitu pelatihan fisik, pembelajaran aktif, dan pengasuhan. Porsi latihan rutin dijadwalkan berlangsung di lapangan sejak pukul 07.00 hingga 16.30 WIB. Memasuki malam hari, usai ibadah Isya hingga pukul 21.00 WIB, para peserta dibekali materi pembelajaran aktif yang mencakup public speaking, personal branding, serta pemahaman Darma Mulia Putra Indonesia sebagai bekal penting menuju prosesi pengukuhan.








































