Tujuh Kali Raih Predikat Nindya KLA, Pemkot Depok Alihkan Fokus pada Dampak Nyata Perlindungan Anak

DEPOK (16/09/2026) – Pemerintah Kota Depok sukses mempertahankan predikat Nindya pada penilaian Kota Layak Anak (KLA) selama tujuh kali berturut-turut hingga tahun 2025. Kendati mengukir rekor manis, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Sekretariat Daerah Kota Depok, Diah Sadiah, menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir dari pembangunan daerah. Dalam Rapat Koordinasi Gugus Tugas KLA Kota Depok di Ruang Edelweis Balai Kota Depok pada Selasa (17/9/2026), Diah mengingatkan seluruh pemangku kepentingan bahwa esensi utama KLA terletak pada keberadaan dampak nyata yang dapat dirasakan secara langsung oleh anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.

Guna mewujudkan ekosistem yang aman di lingkungan rumah, sekolah, maupun masyarakat, Pemkot Depok mengakselerasi jangkauan layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Harmoni hingga tingkat kelurahan serta melibatkan aktif Forum Anak dalam perencanaan pembangunan. Diah juga mengimbau setiap perangkat daerah untuk menanggalkan ego sektoral dan memperkuat kolaborasi pentahelix, khususnya dalam mengedepankan pendekatan preventif dan promotif seperti edukasi pengasuhan serta deteksi dini guna menekan angka kekerasan terhadap anak. Melalui integrasi program ini, Pemkot Depok menargetkan penyelenggaraan KLA tahun 2026 tak lagi sekadar berorientasi pada pemenuhan indikator administratif, melainkan benar-benar menghadirkan rasa aman dan perlindungan menyeluruh bagi seluruh anak di Kota Depok.

Komentar

komentar

BAGIKAN