Kepemimpinan Teruji, Mulyadi Pranowo Kembali Nahkodai Aliansi LSM Pendidikan Indonesia hingga 2030

Depok (02/05/2026) – Mulyadi Pranowo secara resmi terpilih kembali untuk memimpin Aliansi LSM Pendidikan Indonesia periode 2026-2030 secara aklamasi. Keputusan ini diambil dalam forum musyawarah anggota yang digelar di Kantor Sekretariat Aliansi, Sukmajaya, Kota Depok, pada Jumat, 1 Mei 2026.

Keterpilihan Mulyadi tanpa melalui proses voting menjadi bukti nyata kuatnya kepercayaan anggota terhadap kinerjanya dalam menjaga soliditas dan arah perjuangan organisasi.

Sinergi Lintas Organisasi Masyarakat Sipil

Aliansi LSM Pendidikan Indonesia merupakan payung besar yang menyatukan berbagai organisasi masyarakat sipil dengan fokus utama pada isu pendidikan. Beberapa organisasi yang tergabung di dalamnya antara lain:

  • Forum Peduli Pendidikan (FORPENDIK).

  • Lembaga Apresiasi Rakyat (LEBAR).

  • Indonesia Education Care (IEC).

  • Nusantara Education Watch Services (NEWS).

  • Garda Peduli Perjuangan Rakyat (GAPPURA), serta sejumlah lembaga mitra lainnya.

Ketua NEWS, Bachtiar Simanjutak, memberikan apresiasi tinggi terhadap gaya kepemimpinan Mulyadi yang dinilai inklusif. Menurutnya, Mulyadi berhasil menciptakan ruang kolaborasi yang efektif meskipun setiap organisasi memiliki latar belakang yang beragam.

Komitmen Mitra Kritis Pemerintah

Pasca-pelantikan, Mulyadi menegaskan bahwa Aliansi akan tetap konsisten menjadi mitra kritis bagi pemerintah. Ia menyoroti tiga agenda prioritas yang akan dikawal dalam periode kepemimpinannya ke depan, yakni transparansi, pemerataan akses, serta peningkatan kualitas pendidikan nasional.

“Aliansi ini harus menjadi jembatan antara masyarakat dan pengambil kebijakan. Kami akan terus mengawal agar setiap kebijakan pendidikan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegas Mulyadi.

Profil dan Perspektif Luas

Selain dikenal sebagai aktivis pendidikan, Mulyadi Pranowo memiliki latar belakang yang memperkuat kredibilitasnya dalam memimpin gerakan sosial. Ia merupakan seorang akademisi yang berprofesi sebagai dosen di salah satu universitas di Jakarta. Selain itu, ia juga mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal Relawan Nasional Prabowo – Gibran.

Kombinasi antara perspektif akademik dan pengalaman di lapangan dinilai sebagai aset penting bagi Aliansi untuk memperluas jaringan advokasi dan memperkuat pengawasan kebijakan pendidikan di berbagai daerah di Indonesia.

Komentar

komentar

BAGIKAN