Target Implementasi Semester II 2026, Dubes RI Akselerasi Ratifikasi ICA-CEPA di Montreal

Depok (02/05/2026) – Diplomasi ekonomi Indonesia di Amerika Utara terus memanas. Duta Besar Republik Indonesia untuk Kanada, Muhsin Syihab, menegaskan komitmennya untuk mengawal ratifikasi Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) agar dapat diimplementasikan sepenuhnya pada semester kedua tahun 2026.

Langkah akselerasi ini disampaikan di hadapan lebih dari 100 pelaku usaha dalam Pertemuan Bisnis Indonesia-Kanada yang digelar di Montreal, Sabtu. Forum strategis ini memanfaatkan momentum pameran pangan internasional bergengsi, Salon International de l’Alimentation (SIAL) Canada 2026.

Membuka Keran Ekspor dan Investasi

ICA-CEPA diproyeksikan menjadi “jalan tol” ekonomi yang akan memangkas berbagai hambatan perdagangan antara kedua negara. Dubes Muhsin menekankan bahwa kesepakatan yang sebelumnya telah ditandatangani saat kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Ottawa pada September 2025 ini akan membawa dampak signifikan bagi pengusaha nasional.

  • Ekspansi Pasar: Perjanjian ini dirancang untuk membuka akses ekspor produk Indonesia secara lebih luas ke pasar Kanada dan kawasan Amerika Utara.

  • Stimulus Investasi: Mendorong aliran modal dari Kanada ke Indonesia di berbagai sektor strategis.

  • Sektor Prioritas: Kolaborasi difokuskan pada industri makanan dan minuman, jasa keuangan, energi, hingga industri kreatif.

Dukungan Parlemen Kanada

Optimisme Indonesia mendapat sambutan positif dari pemerintah Kanada. Anggota Parlemen Kanada sekaligus Sekretaris Parlemen untuk Menteri Perdagangan Internasional, Yasir Naqvi, menyebut ICA-CEPA sebagai model ideal kerja sama Kanada di kawasan Indo-Pasifik.

Dukungan politik ini memperkuat harapan para pelaku bisnis yang hadir agar proses ratifikasi segera tuntas. Sejumlah pengusaha bahkan melaporkan telah mengantongi komitmen bisnis nyata dari mitra yang mereka temui selama forum berlangsung.

Promosi di Tengah SIAL Canada 2026

Selama ajang SIAL Canada yang berlangsung pada 29 April hingga 1 Mei 2026 di Palais des Congrès de Montréal, Paviliun Indonesia sukses menjadi pusat perhatian dengan memamerkan beragam produk unggulan.

Sebagai bagian dari strategi promosi makroekonomi, KBRI Ottawa juga memutar video peluang bisnis serta menyosialisasikan agenda Trade Expo Indonesia 2026 guna menjaga momentum pertumbuhan perdagangan bilateral. Melalui pendekatan informal namun strategis ini, Indonesia berupaya memperkokoh jejaring bisnis yang berkelanjutan dengan para mitra di Kanada.

Komentar

komentar

BAGIKAN