Depok (01/05/2026) – Semangat gotong royong warga Kecamatan Bojongsari tumpah ruah dalam gelaran Pawai Dongdang yang menjadi sorotan utama pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Depok. Berlangsung di kawasan Gardens at Candi Sawangan pada Jumat (01/05/2026), parade ini sukses menyedot perhatian ribuan mata melalui perpaduan kreativitas visual dan kekayaan gastronomi lokal.
Etalase Gastronomi Betawi
Pawai ini bukan sekadar iring-iringan biasa, melainkan sebuah etalase berjalan yang memamerkan warisan kuliner khas, khususnya dari budaya Betawi. Tujuh kelurahan di bawah naungan Kecamatan Bojongsari saling berkompetisi menampilkan dongdang terbaik mereka yang sarat dengan hidangan tradisional.
Beberapa komoditas dan panganan yang menghiasi dongdang para peserta meliputi:
-
Kudapan Tradisional: Sajian khas seperti dodol, wajik, geplak, hingga tape uli menjadi primadona isian dongdang.
-
Hasil Bumi: Beraneka buah-buahan lokal mulai dari pisang, nangka, hingga cempedak disusun artistik sebagai simbol kemakmuran hasil bumi daerah.
Simbol Solidaritas dan Pelestarian Budaya
Camat Bojongsari, Suryana Yusup, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata partisipasi aktif masyarakat dalam merayakan hari jadi kota mereka. Ratusan warga yang terlibat tampak serasi mengenakan busana adat seperti kebaya dan pangsi, memperkuat identitas budaya yang kental di tengah modernisasi kota.
“Tidak hanya sekadar pawai, kegiatan ini juga menjadi ajang pelestarian budaya, mulai dari kuliner hingga busana tradisional,” ujar Suryana di sela-sela perayaan.
Kebersamaan sebagai Fondasi Pembangunan
Antusiasme yang tinggi dari peserta maupun penonton menunjukkan bahwa nilai-nilai kebersamaan masih terjaga erat di wilayah Bojongsari. Suryana berharap momentum ini dapat menjadi pengingat bahwa kekompakan warga adalah pilar utama dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih maju. Melalui dekorasi dongdang yang atraktif, warga Bojongsari membuktikan bahwa kreativitas dan tradisi dapat berjalan beriringan untuk menciptakan harmoni kota.


































