Depok (02/05/2026) – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Depok tidak hanya menjadi ajang seremonial budaya, tetapi juga momentum penguatan ekonomi kerakyatan. Kehadiran ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam acara puncak di kawasan Sawangan, Jumat (01/05/2026), dinilai efektif dalam mengakselerasi perputaran uang di tingkat masyarakat.
Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, Hamzah, memberikan apresiasi tinggi terhadap partisipasi masif para pelaku usaha lokal tersebut. Menurutnya, keterlibatan UMKM yang luar biasa ini memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi stabilitas ekonomi daerah.
Akselerasi Pasar dan Identitas Daerah
Hamzah menekankan bahwa event besar seperti HUT Depok berfungsi sebagai etalase strategis bagi UMKM untuk memperluas pangsa pasar mereka. Selain aspek komersial, perayaan ini juga memperkuat keterikatan warga melalui berbagai rangkaian acara:
-
Pawai Budaya: Menjadi instrumen untuk memperkuat identitas daerah sekaligus daya tarik bagi partisipasi publik.
-
Hiburan Rakyat: Berperan dalam meningkatkan volume kunjungan masyarakat yang berkontribusi langsung pada penjualan produk lokal.
-
Perputaran Ekonomi: Aktivitas belanja masyarakat selama kegiatan berlangsung secara otomatis meningkatkan aktivitas ekonomi di wilayah Kota Depok.
Visi Pengembangan Sentra UMKM Wilayah
DPRD Kota Depok mendorong agar dukungan terhadap sektor ini tidak berhenti pada kegiatan temporer, melainkan melalui kebijakan yang berkelanjutan. Salah satu langkah strategis yang kini menjadi sorotan adalah rencana penguatan sektor UMKM oleh Pemerintah Kota Depok.
“Harapannya nanti ada sentra UMKM di setiap wilayah, sehingga pelaku usaha memiliki wadah untuk berkembang,” ungkap Hamzah. Pembentukan sentra-sentra ini diproyeksikan dapat memberikan ruang bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing secara lebih terstruktur.
Sektor UMKM sebagai Pilar Pertumbuhan
Sebagai tulang punggung perekonomian daerah, penguatan UMKM dianggap krusial dalam menjaga tren pertumbuhan ekonomi Kota Depok. Legislatif berharap momentum HUT kali ini dapat memicu kebijakan-kebijakan baru yang mampu menjadikan sektor usaha mikro sebagai pilar utama kemandirian ekonomi masyarakat di masa depan.



































