Depok (09/05/2026) – Kemeriahan pagelaran Lebaran Depok tahun 2026 menjadi momentum penting bagi berbagai elemen masyarakat untuk memberikan catatan strategis bagi Pemerintah Kota. Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Pemerhati Anggaran dan Akuntabilitas Warga (Jari Pandawa) bersama kalangan pelaku usaha berharap agar kemeriahan seremoni kota dapat berjalan beriringan dengan pemenuhan kebutuhan fundamental masyarakat, khususnya di sektor kesehatan.
Harapan pada Kado Kesejahteraan yang Berkelanjutan
Ketua Jari Pandawa, Gita Kurniawan, memberikan pandangannya bahwa di tengah kemeriahan acara budaya tersebut, warga Depok sejatinya sangat menantikan kado istimewa berupa kepastian jaminan kesehatan. Ia mendorong agar pemerintah lebih mengedepankan skala prioritas yang menyentuh langsung akar rumput.
“Masyarakat tentu mengapresiasi hiburan yang ada, namun akan jauh lebih bermakna jika momen ini dibarengi dengan kado yang lebih substansial. Salah satu yang paling dinanti adalah kepastian layanan pengobatan bagi warga yang sedang kesulitan melalui pengaktifan kembali status UHC,” ujar Gita pada Sabtu (9/5).
Gita menambahkan bahwa sensitivitas terhadap kebutuhan masyarakat kelas bawah harus menjadi landasan dalam setiap pengalokasian anggaran kegiatan kota. Menurutnya, pemenuhan layanan dasar merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah yang paling dirasakan manfaatnya.
Refleksi dari Pelaku Usaha
Senada dengan aspirasi tersebut, seorang pengusaha di bidang properti yang turut memberikan perhatian pada agenda kota ini menekankan pentingnya efektivitas kado hari jadi kota. Ia menilai bahwa prioritas utama yang dibutuhkan warga saat ini adalah kemudahan akses kesehatan yang inklusif.
“Harapannya, kado istimewa yang sesungguhnya bagi Depok adalah kembalinya status UHC yang aktif. Fokus pada layanan kesehatan akan memberikan dampak jangka panjang yang lebih luas bagi produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap pengusaha tersebut.
Melalui masukan-masukan ini, para pemangku kepentingan berharap Pemerintah Kota Depok dapat menyelaraskan agenda kebudayaan dengan penguatan jaring pengaman sosial. Sinergi antara perayaan hari jadi yang meriah dan pelayanan publik yang prima diyakini akan membawa Depok menuju kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara sosial dan kesehatan.







































