DEPOK (04/08/2026) – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus menjajaki peluang kolaborasi strategis bersama pihak TVRI guna mengoptimalkan kawasan Studio Alam TVRI sebagai sentra pertunjukan seni dan musik lokal. Langkah ekspansif ini ditujukan untuk membuka panggung berekspresi bagi para seniman sekaligus memicu perputaran roda ekonomi kreatif di Kota Depok. Rencana tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Depok, Supian Suri, tatkala menghadiri prosesi pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Kota Depok di Hotel Bumi Wiyata pada Senin, 3 Agustus 2026.
Supian Suri menjelaskan bahwa sebelum menghadiri agenda PAPPRI, dirinya telah menggelar pertemuan langsung bersama Direktur TVRI di sela-sela kegiatan di Studio Alam TVRI. Kawasan yang membentang seluas lebih dari 30 hektare dan dilengkapi dengan hamparan danau tersebut dinilai sangat potensial untuk ditransformasikan menjadi arena berbagai perhelatan maupun pentas seni berskala besar. Keberadaan lanskap alam yang luas ini menjadi aset krusial bagi Kota Depok dalam menghadirkan sarana hiburan kreatif yang dapat diakses oleh publik luas.
Dalam kesempatan yang sama, Pemkot Depok menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi secara erat bersama DPC PAPPRI Kota Depok dalam menggalag potensi bakat seni musik lokal. Komitmen pemerintah daerah dalam membina talenta muda sejatinya telah diwujudkan melalui program Taman Musik Depok (Tamude) yang konsisten bergulir sejak 2024. Inisiatif tersebut hadir sebagai wadah inklusif bagi anak-anak berbakat yang memiliki keterbatasan finansial dalam mengakses kursus maupun instrumen musik. Saat ini, tercatat sekitar 200 anak tengah menjalani pembinaan instrumen gitar, biola, perkusi, hingga olah vokal, dengan sokongan penyediaan alat musik dari Bank BJB. Melalui kehadiran kepengurusan baru PAPPRI, Pemkot Depok optimistis dapat memperkuat jejaring kemitraan demi memajukan iklim kebudayaan dan kreativitas generasi muda di Kota Depok.




































