Gara-gara Birokrasi Kelurahan Dipersulit, Ade Supriyatna Ketua DPRD Depok Desak Pemkot Sisir Ulang Data Desil Warga Miskin

DEPOK (23/09/2026) – Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna, mengkritik keras kinerja aparatur wilayah Tugu, Cimanggis, yang diduga memperlambat pelayanan publik terhadap warga kurang mampu. Sikap tegas tersebut dipicu oleh aduan seorang ibu tunggal di Kelurahan Tugu yang berjuang mengurus penyesuaian status desil ekonomi demi keberlangsungan pendidikan anaknya, namun justru dipersulit saat meminta tanda tangan lurah setempat dan diminta kembali pada hari lain tanpa kepastian. Prihatin atas buruknya respons pejabat tingkat bawah tersebut, Ade meluapkan kekecewaannya di sela-sela memimpin Rapat Paripurna DPRD Depok pada Kamis (17/9/2026), sembari langsung menginstruksikan Camat Cimanggis untuk membereskan persoalan dokumen warga tersebut pada hari yang sama karena menyangkut hak dasar masyarakat.

Lebih lanjut, Ade mendesak jajaran Pemerintah Kota Depok hingga tingkat kelurahan untuk bersikap lebih proaktif menyisir warga tidak mampu yang data desilnya tidak mencerminkan kondisi ekonomi faktual di lapangan. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah memegang kewajiban utama untuk hadir mempermudah serta melayani masyarakat yang sedang mengalami kesulitan hidup, alih-alih menambah beban birokrasi. Melalui imbauan langsung yang ditujukan kepada Wali Kota Depok beserta jajarannya, pimpinan parlemen daerah ini berharap ada tindakan nyata dalam membenahi akurasi data kemiskinan sekaligus mereformasi kualitas pelayanan publik di seluruh wilayah Kota Depok.

Komentar

komentar

BAGIKAN