DEPOK (24/09/2026) – Pelatih Timnas Bangladesh, Thomas Dooley, secara terbuka mengakui kekuatan Timnas Indonesia yang dinilainya akan sangat sulit ditaklukkan oleh tim mana pun dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis (24/9/2026), Dooley menilai skuad Garuda saat ini dihuni oleh deretan pemain berkualitas yang berkiprah di kompetisi top Eropa, seperti Liga Jerman, Liga Belanda, dan Liga Italia. Hal itu memperlihatkan lonjakan kualitas signifikan dibanding saat dirinya membawa Filipina membantai Indonesia 4-0 sekitar 12 tahun silam. Dengan selisih peringkat FIFA mencapai 63 posisi antara kedua negara, juru taktik asal Amerika Serikat tersebut memilih bersikap realistis dan mengakui bahwa anak-anak asuhannya hampir tidak memiliki peluang untuk memetik kemenangan atas tuan rumah.
Bangladesh sendiri hadir dalam turnamen resmi FIFA ini sebagai tim undangan yang memosisikan diri sebagai underdog. Mengawali langkah di Grup dengan meladeni Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (25/9/2026) pukul 16.00 WIB, Dooley menyadari tantangan berat yang membentang dari tim-tim Asia Tenggara yang memiliki jarak ranking dunia jauh di atas mereka, termasuk Malaysia yang terpaut 45 peringkat dan Singapura yang berjarak 33 peringkat. Kendati harus meredam ekspektasi tinggi publik sepak bola Bangladesh, Dooley menyambut gembira kesempatan berharga ini sebagai sarana memetik pelajaran penting bagi perkembangan timnya menuju kompetisi kawasan Asia Selatan (SAFF), seraya berjanji bahwa timnya akan tetap berjuang menampilkan gaya permainan terbaik mereka.



































