DEPOK (24/09/2026) – Tim dosen pengabdi Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam gerakan BINAR MATAMU (Bijak dan Benar, Makan Tanpa Mubazir) mengukuhkan 24 Duta Lingkungan di Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat. Langkah ini merupakan bagian dari pelaksanaan Hibah Pengabdian Masyarakat Skema Kompetitif DPIS UI Tahun 2026 guna memperkuat peran garda terdepan masyarakat dalam mencegah pemborosan makanan (food waste). Ketua Tim Pengabdi BINAR MATAMU UI, Luh Ade Ari Wiradnyani, mengonfirmasi pada Kamis (24/9/2026) bahwa ke-24 duta tersebut merupakan utusan dari 12 RW setempat, di mana masing-masing RW mengirimkan dua perwakilan gabungan kader angkatan 2025 dan kader baru 2026. Para kader dilatih menguasai ‘Lima Strategi Pencegahan Food Waste’ yang mencakup belanja bijak, penyimpanan bahan makanan yang benar, pengolahan serta penyajian yang tepat, hingga modifikasi sisa olahan makanan.
Sebagai bentuk edukasi praktis, para Duta Lingkungan dibekali booklet resep inovatif yang memperkenalkan berbagai kreasi pangan anti-mubazir bernilai gizi, seperti dimsum kulit pisang, pai susu pisang, puding nasi susu, perkedel nasi, dan tumis batang sayur. Luh Ade menegaskan bahwa inovasi pengolahan bagian bahan pangan yang sering dianggap sampah tersebut membuktikan bahwa sisa bahan dapur masih bisa ditransformasi menjadi hidangan baru yang menarik dan bernutrisi apabila diolah secara tepat. Pascapengukuhan, para kader ditugaskan melakukan pendampingan langsung dan mengedukasi warga di lingkungan RW masing-masing, sehingga gerakan pencegahan food waste ini dapat terinternalisasi secara masif hingga ke skala rumah tangga di seluruh wilayah Kelurahan Bojong Menteng.



































