Awas Lonjakan Influenza A, Dinkes Depok Ingatkan Warga Hindari Penggunaan Antibiotik Sembarangan

DEPOK (25/09/2026) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan tanpa panik berlebihan menyusul pengumuman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terkait lonjakan kasus Influenza A subtipe H3N2 subclade K di berbagai wilayah Indonesia. Kepala Dinkes Kota Depok, Devi Maryori, menegaskan pada Jumat (25/9/2026) bahwa warga yang mengalami gejala demam, batuk, pilek, atau nyeri tenggorokan diminta disiplin mengenakan masker, beristirahat di rumah, serta membatasi aktivitas di area publik, sekolah, maupun lingkungan kerja. Di samping penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)—seperti etika batuk, cuci tangan pakai sabun, pencukupan cairan, asupan nutrisi, dan istirahat cukup—masyarakat juga diingatkan untuk memelihara sirkulasi udara ruangan, menghindari kerumunan di ruang tertutup, serta tidak saling berbagi barang pribadi dengan orang yang sedang sakit.

Lebih lanjut, Devi menggarisbawahi larangan keras mengonsumsi obat antibiotik maupun antivirus secara mandiri tanpa resep atau petunjuk langsung dari tenaga medis. Menurutnya, pemahaman masyarakat dalam menggunakan obat secara bijak sangat krusial agar tidak memicu kekebalan obat atau dampak kesehatan lain yang membahayakan. Pemerintah Kota Depok pun meminta warga untuk segera membawa anggota keluarga ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila menemukan indikasi tanda bahaya, seperti keluhan sesak napas berat atau demam tinggi yang tidak kunjung mereda.

Komentar

komentar

BAGIKAN