DEPOK (02/10/2026) – Peringatan Hari Batik Nasional 2026 menjadi momentum krusial bagi generasi muda Kota Depok untuk memperkuat kebanggaan berbusana lokal dan melestarikan warisan budaya daerah. Duta budaya daerah, Abang Mpok Depok 2026—Ahmad Fauzan dan Luna Aryanto—tampil kompak mengenakan Batik Khas Depok seraya mengajak seluruh elemen pemuda, pelajar, hingga pekerja di Kota Depok untuk aktif mengenakan batik karya pengrajin lokal. Fauzan menegaskan pada Jumat (2/10/2026) bahwa peran pemuda sangat penting sebagai garda terdepan dalam mempromosikan produk ekonomi kreatif daerah, salah satunya melalui kolaborasi erat bersama para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) batik di Kota Depok.
Guna memperluas jangkauan kampanye tersebut, Mpok Luna menjelaskan bahwa strategi edukasi dilaksanakan secara langsung melalui gerakan edukasi dari sekolah ke sekolah hingga pemanfaatan ajang peragaan busana (fashion show) bersama komunitas fesyen lokal. Menurut Luna, variasi desain batik Depok saat ini kian fleksibel dan modern sehingga sangat cocok dipadupadankan untuk pelbagai aktivitas anak muda, mulai dari sekadar berkumpul santai, kerja kelompok, hingga menghadiri agenda resmi. Melalui momentum ini, Pasangan Abang Mpok Depok 2026 berharap kesadaran generasi muda semakin terpacu untuk menjadikan Batik Khas Depok sebagai bagian dari gaya hidup harian yang membanggakan.

































