Cetak Sejarah di Asian Games 2026, Timnas Padel Indonesia Rebut Perak dan Perunggu Raih Pencapaian di Luar Ekspektasi

DEPOK (03/10/2026) – Pencapaian gemilang berhasil diukir oleh tim nasional padel Indonesia dalam debut cabang olahraga tersebut pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pelatih timnas padel Indonesia, Ariant Moya Rotger, menyebut raihan medali perak yang dipersembahkan pasangan Fitriani Sabatini/Fadona Kusumawati serta medali perunggu oleh pasangan Beatrice Gumulya/Novela Putria sebagai hasil yang melampaui ekspektasi awal. Berbicara di Nagoya City Higashi Sport Center, Jepang, pada Sabtu (3/10/2026), Ariant mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan dua ganda putri Merah Putih yang mampu menembus tiga besar Asia meski hanya menjalani masa persiapan yang terbilang singkat. Sebelum melakoni laga pamungkas di tengah riuhnya atmosfer penonton tuan rumah, tim pelatih secara khusus menekankan persiapan mental agar para atlet dapat tampil lepas, menikmati pertandingan, dan menyajikan performa maksimal setelah target utama mengamankan medali terpenuhi.

Keberhasilan Indonesia melangkah jauh di kancah Asia tak lepas dari latar belakang para atlet yang merupakan mantan pemain tenis profesional. Menurut Ariant, fondasi teknik tenis yang kokoh mempermudah proses adaptasi taktik padel, yang kemudian disempurnakan lewat pemusatan latihan intensif selama lima pekan di Spanyol serta latihan berintensitas tinggi hingga 5-7 jam sehari di Jakarta. Usai menuntaskan perjuangan di Aichi-Nagoya, skuad padel Indonesia sudah ditunggu agenda internasional berikutnya, yakni babak kualifikasi Piala Dunia Padel di Kuwait yang akan digelar sekitar dua pekan mendatang. Berbeda dari format perorangan di Asian Games, ajang kualifikasi mendatang bakal mengusung format beregu dengan komposisi delapan pemain, di mana empat nama tambahan akan melengkapi daftar amunisi Merah Putih dalam waktu dekat.

Komentar

komentar

BAGIKAN