Depok – Antusiasme warga mengikuti layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Kota Depok dinilai menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat masih membutuhkan akses layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Imam Turidi, mengatakan jumlah warga yang datang jauh melampaui perkiraan panitia. Sejak kegiatan dimulai, ratusan warga memadati lokasi untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis.
“Ini di luar ekspektasi kami. Antusias warga luar biasa. Artinya program seperti ini memang masih sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).
Menurut Imam Turidi, informasi kegiatan tersebut sebenarnya hanya disebarkan melalui pamflet di media sosial. Namun respons masyarakat sangat tinggi sehingga panitia harus bekerja ekstra melayani warga yang terus berdatangan.
Anggota DPRD Kota Depok itu menilai tingginya partisipasi masyarakat juga dipengaruhi kemudahan akses layanan yang diberikan. Warga cukup datang ke lokasi tanpa proses administrasi yang rumit untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan.
“Di sini warga datang, langsung diperiksa kesehatannya secara gratis, kemudian mendapatkan vitamin dan obat. Alur yang sederhana ini ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat,” jelasnya.
Berdasarkan data pendaftaran digital, sebanyak 467 warga tercatat mendaftar melalui formulir daring. Namun panitia memperkirakan jumlah peserta yang hadir lebih banyak karena banyak warga datang langsung tanpa melakukan pendaftaran terlebih dahulu.
“Melihat kondisi di lapangan, total peserta kemungkinan mencapai 700 sampai 1.000 orang,” ungkapnya.
Imam Turidi juga menyoroti pentingnya penerapan Universal Health Coverage (UHC) agar seluruh masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan secara merata.
Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar warga yang harus dipastikan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat, baik melalui puskesmas, rumah sakit, maupun sistem jaminan kesehatan seperti BPJS Kesehatan.
Kegiatan pengobatan gratis tersebut didukung tim medis yang diterjunkan langsung oleh DPP PDI Perjuangan. Sebanyak 14 tenaga kesehatan dilibatkan, terdiri dari dua dokter, dua perawat, serta sejumlah kru medis lainnya.
Selain itu, tiga unit bus layanan kesehatan juga disiapkan lengkap dengan peralatan medis dan obat-obatan untuk melayani warga yang datang.









































