Insiden Perlintasan Sebidang: Mobil Ringsek Tertemper KRL di Parungpanjang, Satu Penumpang Terluka

Depok (14/03/2026) – Sebuah kecelakaan melibatkan satu unit mobil pribadi dan Kereta Rel Listrik (KRL) terjadi di wilayah Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, pada Jumat (13/3/2026) malam. Insiden ini kembali menyoroti bahaya perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang masih banyak ditemukan di wilayah penyangga ibu kota.

Kapolsek Parungpanjang, Kompol M. Taufik, mengonfirmasi peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa satu orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat benturan keras.

Kronologi dan Kondisi Korban

Berdasarkan informasi awal, mobil yang mengangkut empat orang (termasuk pengemudi) tersebut sedang melaju dari arah Parungpanjang menuju Cilejit. Saat melintasi rel, kendaraan tersebut tertemper KRL yang datang dari arah berlawanan, yakni rute Cilejit menuju Parungpanjang.

“Benar ada kejadian tersebut. Dari empat orang di dalam mobil, satu orang mengalami luka-luka,” ujar Kompol Taufik saat dikonfirmasi pada Sabtu (14/3).

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan apakah korban luka merupakan pengemudi atau penumpang, serta sejauh mana tingkat keparahan cedera yang dialami. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden maut ini.

Faktor Penyebab dan Kerusakan

Kecelakaan ini terjadi di titik perlintasan yang diketahui tidak memiliki palang pintu pengaman. Faktor ini diduga kuat menjadi pemicu utama terjadinya insiden, di mana kewaspadaan penuh dari pengendara sangat dibutuhkan saat melintas.

Kondisi kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. “Kerusakan mobil mencapai sekitar 40 persen, kondisinya lumayan ringsek,” tambah Taufik.

Penyidikan Lanjut

Hingga saat ini, Polsek Parungpanjang masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyusun kronologi utuh peristiwa tersebut. Petugas mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melewati perlintasan sebidang, terutama yang tidak dijaga atau tidak memiliki palang pintu otomatis.

Komentar

komentar

BAGIKAN