Libur Panjang Nyepi dan Lebaran 2026: Pemkot Depok Aktifkan Skema WFA untuk Jamin Pelayanan Publik

Depok (14/03/2026) – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok resmi menerapkan skema kerja fleksibel atau Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama periode libur nasional dan cuti bersama Hari Suci Nyepi Saka 1948 serta Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil untuk memastikan roda pemerintahan tetap berputar di tengah periode libur panjang Maret 2026.

Jadwal Penyesuaian Pola Kerja ASN

Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Endra, merinci periode penerapan pola kerja fleksibel tersebut sebagai berikut:

  • Menjelang Nyepi: 16–17 Maret 2026 (WFA).

  • Pasca-Idulfitri: 25–27 Maret 2026 (WFA).

  • Transisi Akhir: 30 Maret 2026 (WFH).

  • Kembali Ngantor (Full WFO): 31 Maret 2026.

WFA Bukan Libur Tambahan

Endra meluruskan persepsi publik yang sering menganggap penyesuaian pola kerja ini sebagai hari libur ekstra bagi pegawai negeri. Ia menegaskan bahwa esensi WFA adalah perpindahan lokasi kerja, bukan penghentian aktivitas kedinasan.

“ASN tetap bekerja dan menjalankan tugasnya, hanya lokasi kerjanya yang lebih fleksibel. Penyesuaian ini dilakukan agar pelayanan pemerintahan tidak terputus di tengah periode libur panjang,” tegas Endra dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/3/2026).

Prioritas Layanan Langsung dan Pengawasan Ketat

Pemkot Depok menjamin bahwa unit kerja yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tidak akan terdampak oleh kebijakan ini. Pembagian tugas telah diatur sedemikian rupa agar pos-pos layanan publik tetap beroperasi secara normal.

Untuk menjaga produktivitas, ASN yang menjalankan WFA tetap terikat pada instrumen pengawasan digital:

  1. Absensi Digital: Wajib melakukan pengisian kehadiran melalui aplikasi K-Mob.

  2. Target Kinerja: Tugas harian harus diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan.

  3. Koordinasi Hybrid: Tetap wajib mengikuti rapat koordinasi, baik melalui platform daring maupun hadir secara luring jika sewaktu-waktu dibutuhkan oleh pimpinan.

Komitmen Kualitas Layanan

Pimpinan perangkat daerah diinstruksikan untuk melakukan monitoring ketat melalui komunikasi daring dan pantauan aplikasi kinerja. Endra mengimbau warga Depok untuk tidak khawatir mengenai kualitas layanan yang diberikan selama masa transisi hari raya ini.

“Prioritas utama kami adalah masyarakat tetap mendapatkan layanan pemerintahan yang prima. Sistem kerja saja yang disesuaikan, namun komitmen kerja tetap penuh,” tutupnya.

Komentar

komentar

BAGIKAN