Depok (15/03/2026) – Gelombang mudik Lebaran 2026 tidak hanya melibatkan jutaan manusia, tetapi juga ribuan hewan peliharaan atau yang akrab disapa “anabul”. Menanggapi fenomena ini, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok mengeluarkan panduan khusus bagi para pemudik yang enggan meninggalkan peliharaan mereka di rumah.
Kepala DKP3 Kota Depok, Dadan Rustandi, menekankan bahwa perjalanan jauh lintas provinsi merupakan tantangan fisik dan psikologis yang besar bagi hewan. Persiapan yang matang menjadi kunci agar mudik tidak berubah menjadi pengalaman traumatis bagi mereka.
Menciptakan “Zona Nyaman” di Kendaraan
Langkah pertama yang harus dipastikan pemilik adalah penyediaan ruang yang ergonomis di dalam mobil. Dadan menyarankan penggunaan pet carrier atau tempat khusus yang stabil agar anabul tidak merasa terombang-ambing.
“Tempat yang aman dan nyaman sangat krusial untuk menekan tingkat stres hewan selama menempuh perjalanan berjam-jam,” jelas Dadan dalam keterangannya, Minggu (15/3/2026).
Daftar Perbekalan Wajib Anabul
Layaknya mempersiapkan kebutuhan keluarga, pemilik anabul diimbau membawa “tas siaga” yang berisi:
-
Nutrisi: Stok makanan dan air minum yang cukup sesuai konsumsi harian.
-
Peralatan: Mangkuk makan/minum portabel agar memudahkan pemberian asupan di jalan.
-
Psikologis: Mainan favorit untuk memberikan rasa akrab dan tenang bagi hewan di lingkungan baru.
-
Kesehatan: Obat-obatan darurat atau suplemen penenang jika diperlukan.
Ritme Istirahat dan Bahaya Suhu Kabin
Salah satu poin penting yang sering terlupakan adalah jadwal “turun minum”. DKP3 mengingatkan pemudik untuk rutin berhenti di rest area demi memberikan kesempatan bagi anabul melakukan eliminasi (buang air kecil/besar) serta menghirup udara segar.
Namun, Dadan memberikan peringatan keras terkait keamanan di area parkir:
“Jangan sesekali meninggalkan anabul sendirian di dalam kendaraan yang terkunci, terutama saat cuaca terik. Suhu kabin yang meningkat drastis bisa berakibat fatal bagi kesehatan bahkan nyawa hewan peliharaan Anda,” tegasnya.
Dengan menerapkan protokol keselamatan ini, DKP3 berharap tradisi mudik tetap bisa dinikmati oleh seluruh anggota keluarga, termasuk para anabul, dengan aman hingga sampai di kota tujuan.





































