Malam Likuran di Balai Kota: Supian Suri Berbaur dengan Warga dalam Kekhusyukan Itikaf

Depok (17/03/2026) – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Baitul Kamal, kompleks Balai Kota Depok, pada Senin (16/03/26) malam. Di tengah keheningan malam-malam terakhir Ramadan, Wali Kota Depok, Supian Suri, tampak hadir di tengah barisan jamaah untuk menjalani ibadah itikaf bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum.

Kehadiran orang nomor satu di Depok ini bukan sekadar rutinitas formal, melainkan bagian dari upaya kolektif untuk menjemput keberkahan di penghujung bulan suci.

Wujud Syukur dan Dedikasi Pelayanan

Dalam balutan suasana spiritual yang kental, Supian Suri mengungkapkan bahwa momentum itikaf ini adalah refleksi rasa syukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan untuk tetap mengabdi kepada warga. Bagi beliau, beribadah di antara kerumunan warga adalah cara untuk memperkuat ikatan emosional antara pemimpin dan rakyatnya.

“Ini menjadi bagian dari rasa syukur kita atas semua nikmat, terutama kesempatan menjalani Ramadan dan amanah untuk terus melayani masyarakat Kota Depok,” tuturnya saat ditemui di sela kegiatan, Selasa (17/03/26).

Puncak Rangkaian Silaturahmi Ramadan

Kegiatan itikaf ini menjadi muara dari rangkaian panjang program keagamaan yang diinisiasi Pemerintah Kota Depok selama sebulan penuh. Sebelumnya, Pemkot Depok telah merampungkan agenda Tarawih Keliling (Tarling) yang menjangkau 11 kecamatan di seluruh wilayah kota.

Program-program tersebut dirancang untuk meruntuhkan sekat birokrasi, sehingga komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dapat terjalin lebih cair melalui pendekatan keagamaan.

Ikhtiar Meraih Keutamaan Lailatul Qadar

Supian Suri mengajak seluruh ASN dan warga yang hadir untuk tidak menyia-nyiakan sisa hari di bulan Ramadan. Ia menekankan pentingnya memaksimalkan amal ibadah sebagai bentuk ikhtiar batin dalam memperbaiki diri dan mempererat kebersamaan antarwarga kota.

“Ramadan adalah kesempatan bagi kita semua untuk terus memaksimalkan ibadah dan memperkuat kebersamaan. Mari kita isi sisa waktu ini dengan amal terbaik,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Masjid Baitul Kamal tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi simpul pemersatu yang mengintegrasikan visi spiritual dengan semangat gotong royong warga Depok di pengujung bulan suci.

Komentar

komentar

BAGIKAN